kabar mpr

Subuhan Bareng JK, Zulhasan Bicara Persatuan Umat

Kompas.com - 07/04/2018, 15:04 WIB

Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri Shalat Subuh Berjamaah bersama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Sabtu (7/4). Shalat Subuh berjamaah ini merupakan agenda bulanan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, sekaligus syukuran Milad ke 66 

Hadir bersama Zulkifli Hasan dan Jusuf Kalla, Ketua Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Prof Jimly Asshiddiqie, Pengurus YPI Al Azhar, Rektor Universitas Al Azhar dan ratusan Jamaah 

Dalam kesempatan menyampaikan sambutan, Zulkifli Hasan sampaikan pentingnya Ummat Islam bersatu untuk menjadikan jumlahnya yang besar menjadi kekuatan ekonomi 

"Kedaulatan, Kemandirian ekonomi umat itu dimulai dari pemahaman bersama untuk maju. Bagaimana umat Islam yang besar ini dikonversi jadi kekuatan ekonomi," kata Zulkifli Hasan 

Secara khusus, Zulkifli Hasan optimis Mesjid akan jadi bagian dari gerakan mengurangi kesenjangan ekonomi 

"Selain tempat Ibadah, Rasulullah juga jadikan Masjid sebagai pusat permberdayaan ekonomi dan sosial. Ini bisa jadi contoh riil bagaimana Umat Islam punya peran wujudkan kemandirian ekonomi," kata Zulkifli 

Zulkifli Hasan berharap kiprah Yayasan Pendidikan Al Azhar bisa menjadi contoh perjuangan ummat untuk mandiri 

"Buya Hamka menjadikan Al Azhar lebih dari sekedar mesjid, tapi jadi pusat pendidikan dan ekonomi pada umat. Yayasan ini sudah memiliki 183 sekolah," tutupnya.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau