Advertoria

EMC Membawa Teknologi Chatbot ke Dalam Banner Iklan Digital

Kompas.com - 03/05/2018, 10:11 WIB

Semakin beragamnya bentuk digital banner yang bisa dipilih pengiklan hari ini, menjadi tantangan tersendiri untuk merebut perhatian calon pembeli anda di tengah ratusan iklan yang dipaparkan padanya. EMC sebagai pelopor dalam agensi berbasis data pertama di Indonesia, menyebutkan rata - rata CTR% (click through rate) sebuah banner iklan saat ini adalah 0.4%, yang membuat nilai investasi iklan banner yang dikeluarkan terkadang tidak sepadan dengan hasil yang diinginkan oleh pengiklan. 

Kini pengiklan semakin cerdas memperhatikan peningkatan hasil sales nyata dibandingkan sekedar brand awareness, sehingga iklan dengan banner format biasa semakin sulit bersaing untuk memberikan hasil nyata. 

Melihat tantangan tersebut, di bulan Mei 2018 ini EMC meluncurkan in-Banner Chatbot; sebuah format iklan baru yang memungkinkan calon pembeli anda langsung berinteraksi chatting di dalam banner anda. Dimulai dari sekedar chatting yang menangkap minat pembeli seperti nama, email dan nomor handphone, hingga interaksi lebih lanjut seperti transaksi pembelian bisa terjadi dalam satu alur chatting

Berdasarkan riset yang dilakukan EMC dan ATG Global memang menemukan orang Indonesia cenderung lebih suka berinteraksi dalam chatting daripada harus mengisi formulir atau membaca di web. 

-- -

Terbukti orang Indonesia memang lebih suka chatting atau interaksi langsung dibandingkan harus menunggu, membaca web ataupun mengisi formulir di web. Dengan teknologi in-Banner Chatbot ini kami berharap menjawab kebutuhan pengiklan di tanah air akan hasil periklanan yang nyata membawa hasil” ujar Eddy Yansen, President Director EMC Group.

Dapat dibuktikan iklan in-banner chatbot ini dapat membantu produk atau brand dalam memasarkan produk mereka dengan tingkat CTR% yang lebih tinggi, dan pada saat yang bersamaan langsung meningkatkan penjualan dan mendatangkan prospek (lead dan sales). Sehingga iklan banner pengiklan bisa menjadi jauh lebih efektif dan mencapai tujuan periklanan pengiklan. 

“Biaya pengembangannya pun sangat terjangkau, bahkan berdasarkan survei kami adalah yang termurah di tanah air saat ini” tutup Eddy Yansen.

Tentang EMC Group 

EMC Group merupakan perusahaan Digital Advertising Agency berbasis Big-Data asal Indonesia. Pada tahun 2016, EMC Group menjadi bagian dari FreakOut Holdings, inc, salah satu perusahaan Ad-Tech terbesar di Jepang. Saat ini, EMC Group terus mengembangkan dan mengedukasi produk dan layanan yang memanfaatkan Big-Data untuk mendukung proses pemasaran sebuah perusahaan. 

www.emc.group 

Info lebih lanjut, download disini atau hubungi: 

Atikah Luthfiyyah (PR & Marketing Manager)

Atikah@emc.group

0822 999 888 70

                                                                                                                                                                                                                                                                           

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau