kabar mpr

Zulkifli Hasan Gandeng Organisasi Muslimah Kampanye Tolak Politik Uang

Kompas.com - 30/05/2018, 10:10 WIB

Menghadapi Tahun Politik jelang Pilkada, Pilpres dan Pemilu Legislatif Ketua MPR Zulkifli Hasan akan menggandeng organisasi muslimah untuk kampanye tolak politik uang ke seluruh Indonesia

"Kita ajak ibu ibu muslimah bersama kampanye tolak politik uang. Kita sepakat Politik uang itu menjauhkan rakyat dari sejahtera dan mendekatkan pada sengsara,"

Hal ini disampaikan Zulkifli Hasan saat menggelar buka puasa bersama Badan Musyawarah Organisasi Wanita Muslimah (BMOIWI), Persatuan Syarikat Wanita Islam, Badan Koordinasi Majelis Taklim dan Wanita Syarikat Islam.

Acara dilaksanakan di Rumah Dinas Ketua MPR, Jalan Widya Chandra IV No 16, Selasa (28/5)

Bagi Zulkifli Hasan, kampanye dan ajakan Ibu Ibu muslimah akan lebih mudah diterima karena bersentuhan langsung sehari hari dengan masyarakat

"Kesadaran tolak politik uang itu dimulai dari lingkungan sekitar dan dari komunitas komunitas warga. Dari situ akan terus meluas dengan kampanye dari Ibu Ibu muslimah ini, lanjut Ketua Umum PAN ini

Seiring dengan kampanye tolak politik uang, Zulkifli Hasan juga mengajak Ibu Ibu muslimah untuk memilih pemimpin berdasarkan latar belakang yang bersih, bebas korupsi serta konsisten membela rakyat dan umat

"Jadi jangan memilih berdasarkan pencitraan, sembako, sarung atau amplop. Mulai hari ini kita pilih pemimpin karena integritasnya, kemampuannya dan dicek dia harusnya tegas berpihak pada ummat," tutup Zulkifli Hasan

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau