Advertorial

Persatuan dan Kebersamaan Warnai Mudik Gratis Tempo Scan di 2018

Kompas.com - 11/06/2018, 18:43 WIB

Momen mudik telah menjadi agenda tahunan masyarakat di Indonesia. Bahkan, tren mudik dalam lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Menurut data yang dicatat oleh Kementerian Perhubungan, pada tahun 2018 ini misalnya, jumlah pemudik diprediksi mencapai 19,5 juta orang atau meningkat sebesar 15 persen dari tahun 2017.

Akibatnya, lonjakan permintaan terhadap tiket transportasi pun kian meningkat. Dengan demikian, pemudik semakin kesulitan untuk mendapatkan akses mudik yang aman dan nyaman. Kondisi ini bahkan membuat mereka mengurungkan niat untuk pulang ke kampung halaman.

Problematika mudik ini membuat Tempo Scan Group berinisiatif untuk mengadakan mudik gratis setiap tahunnya. Sebagai perusahaan yang memproduksi bodrex, hemaviton, MY BABY, dan produk lainnya, Tempo Scan Group ingin membantu para mitra usaha agar dapat pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga. 

“Mudik bersama ini adalah bagian dari perayaan bulan suci Ramadhan dengan tema ‘Mudik Persatuan dan Kebersamaan 2018’. Sebelumnya kita juga telah mengadakan rangkaian buka puasa bersama. Jadi, saya terus melakukan safari Ramadhan untuk bersilaturahmi dengan ribuan anggota keluarga besar Tempo Scan” kata Handojo S. Muljadi selaku Presiden Direktur Tempo Scan  ketika melepas keberangkatan rombongan mudik di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta  pada Senin (11/06).

Handojo menambahkan bahwa penyelenggaraan mudik gratis ini pun sejalan dengan salah satu dari lima nilai inti yang dimiliki oleh Tempo Scan, yakni kesetaraan. Mudik gratis ini adalah salah satu wujud nyata penghargaan terhadap keberagaman yang ada di dalam lingkungan keluarga besar Tempo Scan. Tanpa adanya penghargaan terhadap keberagaman, maka tidak ada persatuan. Akibatnya, tanpa adanya persatuan maka kesejahteraan tidak bisa dirintis.

Dari tahun ke tahun animo peserta mudik terus meningkat,   kota tujuan dari mudik gratis yang diadakan oleh Tempo Scan pun terus bertambah bertambah. Jika sebelumnya terdapat tiga kota tujuan yakni Semarang, Solo, dan Surabaya, maka kini Cilacap dan Lampung juga menjadi kota tujuan. Total pemudik yang mengikuti program ini berjumlah lebih dari 3 ribu orang.

Di kesempatan yang sama, Aviaska D. Respati selaku Deputy Managing Directors Cosmetics, Consumers and Health Care Tempo Scan mengungkapkan bahwa tema mudik yang diambil tahun ini diharapkan dapat menciptakan kebersamaan dan persatuan.

“Sebagai perusahaan yang lahir dan berkembang serta sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia selama 65 tahun, tema ini kami harapkan dapat memberi dampak yang positif baik di lingkungan internal Tempo Scan, maupun secara luas bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Kami berterima kasih pula kepada seluruh masyarakat Indonesia berkat kepercayaannya terhadap produk kami seperti bodrex, hemaviton dan MY BABY sehingga bisa menjadi nomor satu di setiap kategorinya,” kata Aviaska.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau