Kilas

Hendrar Prihadi Gelar Sholat Idul Fitri dan Open Office di Balaikota

Kompas.com - 12/06/2018, 19:18 WIB


KOMPAS.com - Pemerintah kota Semarang akan menyelenggarakan sholat Ied berjamaah di halaman Balaikota Semarang pada hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

KH Multazam Ahmad akan menjadi imam sholat Ied. Sedangkan, kotbah idul fitri akan dibawakan oleh KH Fahrurrozi.

Adapun pelaksanaan Sholat Ied yang rencananya dimulai pukul 06.00 WIB akan dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu.

Usai sholat Ied, Wali Kota Semarang akan menyelenggarakan open office bagi masyarakat umum mulai pukul 07.30 WIB hingga 09.00 WIB.

(Baca: Lebaran, Semarang Kuatkan Pesan Toleransi dan Keberagaman)

Warga Kota Semarang yang menghadiri open office akan dijamu dengan berbagai panganan khas Lebaran seperti lontong, opor, dan sambal goreng.

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Semarang Agus Joko Triyono mengatakan, open office diselenggarakan di dua tempat yaitu kantor Balai Kota Semarang, kemudian dilanjutkan di rumah dinas wali kota yang terletak di Jalan Abdul Rahman Saleh.

“Kegiatan open office ini telah rutin diadakan setiap tahun dan menjadi kesempatan bagi para pejabat di lingkup Pemerintah Kota Semarang untuk bermaaf-maafan dan ramah tamah dengan masyarakat. Monggo kepada masyarakat untuk dapat hadir mengikuti sholat Idul Fitri di halaman Balai Kota,” ujarnya.

Layanan kependudukan tetap buka

Meskipun libur panjang, pelayanan Pemerintah Kota Semarang kepada masyarakat tetap berjalan, utamanya pelayanan administrasi kependudukan.

Apalagi, Pemerintah Kota Semarang mendukung GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan).

Adapun pelayanan publik dilakukan di kantor Dipendukcapil Semarang Jalan Kanguru setiap hari mulai pukul 08.30 WIB sampai 13.00 WIB.

Pelayanan tidak tersedia khusus pada 15 hingga 17 Juni 2018 atau saat hari raya Idul Fitri.

“Selain layanan kependudukan, Pemerintah Kota Semarang juga membuka layanan call center 112 selama 24 jam untuk bantuan kegawatdaruratan selama Lebaran. Misalnya, warga butuh ambulance atau terjadi bencana. Ini terbuka luas bagi masyarakat Kota Semarang secara gratis," katanya.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau