kabar mpr

Ucapkan Belasungkawa Korban KM Sinar Bangun, Ini Imbauan Cak Imin

Kompas.com - 24/06/2018, 17:52 WIB

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan duka cita atas tragedi tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Saya turut berduka cita yang mendalam atas musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Kiranya keluarga korban diberi ketabahan," kata Muhaimin alias Cak Imin di Jakarta pada Rabu (20/6/2018).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap, petugas dari aparat gabungan yang hingga saat ini masih melakukan pencarian dapat menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang.

"Kiranya korban yang masih hilang dapat segera ditemukan," tutur dia.

Cak Imin mengimbau kepada masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi laut untuk tetap berhati-hati dan waspada.

Ia mengatakan, gelombang tinggi di lautan masih akan bertahan hingga 26 Juni mendatang berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Rabu (20/6/2018).

Gelombang tinggi diperkirakan mencapai 1,25-2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan barat Aceh, Selat Sumba, Selat Ombai Laut Sawu, dan Laut Timor.

Sementara di perairan Sabang, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, dan Selat Sunda bagian selatan gelombang diperkirakan mencapai 2,5-4 meter.

"Waspada gelombang tinggi di lautan. Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan penyeberangan harap tetap hati-hati dan siaga," kata Cak Imin.

Cak Imin juga mengimbau masyarakat, terutama pemudik yang hendak kembali ke ibu kota melalui jalur laut, supaya memperbarui informasi terkini terkait cuaca, melalui portal BMKG.

Hal itu menurut Cak Imin berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga bisa tiba di tempat tujuan dengan selamat.

"Bisa juga memanfaatkan sosial media untuk memperoleh informasi terkini soal perkembangan cuaca dan gelombang lautan," tambah dia.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau