Advertorial

Bank Mantap Kuatkan Layanan dengan Kartu Berlogo GPN dan Mantap Call

Kompas.com - 30/06/2018, 11:42 WIB

Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menerbitkan kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Mantap Call untuk semakin menguatkan dan memperluas akses transaksi serta informasi nasabah.

“Bank Mantap dalam hal ini menerbitkan tiga varian kartu GPN, yaitu Prima, Plus, dan Reguler,” kata Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. triprakoso saat peluncuran kartu ATM berlogo GPN di Graha Mandiri Tugu, Yogyakarta, Jumat (29/6/2018).

Dia menambahkan, kartu-kartu ini akan menjadi kartu utama untuk ditawarkan pada nasabah saat pembukuan rekening atau penggantian kartu yang dapat digunakan untuk transaksi domestik; baik dengan ATM Mandiri atau bank lain yang terimplementasi GPN.

Pada tahap awal, perseroan akan menerbitkan kartu tersebut sebanyak 160 ribu hingga akhir tahun.

- -

Josephus melanjutkan, penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses, dan menekan biaya transaksi antarbank.

Selain itu, ATM GPN Bank Mantap telah menerapkan teknologi chip sehingga bebas dari skimming, serta memiliki pin online 6 digit sebagai keamanannya.

“Diharapkan, dengan kartu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nasabah, serta dapat meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat Indonesia dalam program cashless,” ujar Josephus.

Mantap Call

Sementara itu Bank Mantap mengembangkan Mantap Call untuk semakin mengoptimalkan layanan kepada nasabah seputar informasi khusus Bank Mantap yakni melalui 14024. Hal itu karena sebelumnya layanan call center masih disatukan dengan bank Mandiri secara umum.

Pada kesempatan yang sama, Senior Executive Vice President Bank Mandiri, Joseph Georgino Godong turut memberikan apresiasi atas hadirnya layanan Mantab Call.

Ia menyampaikan korelasi antara Tari Topeng yang disajikan sebagai pembukan acara dengan tugas call center Bank Mantap.

Senior Executive Vice President Bank Mandiri, Joseph Georgino GodongFoto: Anggara Wikan Prasetya Senior Executive Vice President Bank Mandiri, Joseph Georgino Godong

“Mungkin sudah saatnya teman-teman yang call center agent-nya Mandiri call center ini, harus mulai mampu memakai topeng Bank Mantap. Seberapa besar kemampuan agen-agen kami untuk bisa berperan sebagai Bank Mantap saat memakai topeng Bank Mantap,” ujar Joseph.

Layanan Mantap Call untuk kenyamanan konsumen juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

“Layanan call center tersebut merupakan integrasi berbagai layanan seperti inbound call, outbound call, dan pengaduan via email. Kami juga menerapkan Key Performance Indicator (KPI) yang tinggi dan Service Level Agreement (SLA) yang terukur dalam pelaksanaan mantap call untuk memastikan layanan yang diberikan adalah layanan yang terbaik,” ujar Direktur IT & Operations Bank Mantap, Iwan Soeroto.

Wujud Bakti Kepada Negeri

Peluncuran kartu berlogo GPN tersebut juga merupakan bentuk komitmen perseroan kepada pemerintah, yakni Bank Indonesia dalam mewujudkan kanal pembayaran nasional yang terintegrasi.

Deputi Direktur Bank Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Fitriani Deputi Direktur Bank Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Fitriani

Deputi Direktur Bank Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Fitriani saat memberikan sambutan juga menyampaikan target Bank Indonesia agar di akhir 2018 sebanyak 30 persen dari sekitar 178 juta kartu debet (data per Mei 2018) telah dikonversi menjadi kartu ATM/Debet dengan logo GPN.

Hal inilah yang kemudian dilakukan oleh Bank Mantap, yakni dengan menerbitkan ATM berlogo GPN sehinga turut mendukung Bank Indonesia dalam mencapai targetnya.

Tari Topeng hingga pemotongan tumpeng dan pita

Jalannya acara dimulai dengan pertunjukan Tari Topeng yang menceritakan tentang kedewasaan manusia yang tegas, bijak, dan penuh dengan loyalitas.

Tari Topeng saat pembukaan acaraFoto: Anggara Wikan Prasetya Tari Topeng saat pembukaan acara

Selain tarian, acara juga dimeriahkan dengan penandatanganan nota perjanjian antara Bank Mandiri dengan Bank Mantap yang dianjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk komitmen dan harapan Bank Mantap dalam menunaikan tugasnya.

Pemotongan tumpeng oleh Josephus K. TriprakosoFoto: Anggara Wikan Prasetya Pemotongan tumpeng oleh Josephus K. Triprakoso

Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan pita oleh para jajaran petinggi yang menandai peresmian kartu ATM berlogo GPN dan juga layanan call center Bank Mantap yaitu Mantap Call.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Perizinan Data dan Informasi Kantor Regional 3 Otoritas Jasa Keuangan Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Bakri, serta Kepala Kantor Regional I BKN, Untung Purwaningsih.

Selain itu, hadir pula Pemimpin Cabang PT Asabri DIY, Koes Ariyanto, Group Head Customer Care Bank Mandiri, Lila Noya, dan Kepala Cabang PT Taspen DIY, I Gede Agus Adi Sucipto.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau