Kilas

Harganas XXV di Sulut, 120 Orang Meraih Penghargaan

Kompas.com - 09/07/2018, 21:45 WIB

KOMPAS.com - Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Sulawesi Utara Jumat (6/7/2018) berlangsung meriah.

Kegiatan itu dilaksanakan di Graha Gubernur Sulawesi Utara dirangkaikan dengan pemberian penghargaan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani kepada 120 orang yang mendedikasikan dirinya dalam pembangunan keluarga.

Penghargaan berupa Manggala Karya Kencana, Wira Karya Kencana, Darma Karya Kencana Hargdiberikan oleh Kepala BKKBN kepada gubernur, bupati/wali kota, Ketua Tim Penggerak PKK yang disematkan langsung oleh Puan Maharani.

"Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara semua atas penganugerahan  di bidang kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang telah Anda terima," katanya dalam pernyataan tertulis, Senin (9/7/2018).

Baca juga: Harganas 2018, Sulawesi Utara Siap Sambut Presiden Jokowi

Puan juga berterima kasih kepada para pejabat daerah yang pada pemilihan pilkada serentak beberapa waktu lalu menaruh perhatian bagi kegiatan Harganas di Sulut.

"Hampir banyak sekali saya lihat gubernur, bupati, wali kota yang terpilih kemudian hadir di Manado ini," kata dia.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersyukur dan berterima kasih karena Bumi Nyiur Melambai dipercaya sebagai penyelenggara Harganas

Destinasi wisata

Sejalan dengan itu, Gubernur Olly mengajak kepada tamu undangan agar dapat melihat-lihat keindahan Sulawesi Utara.

"Mudah-mudahan bapak ibu bisa betah berada di Sulawesi Utara sehingga bisa memperpanjang masa tinggal di sini. Kita bisa melihat keindahan alam Nyiur Melambai ini," katanya.

Saat ini, Pemprov Sulut tengah melaksanakan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) dengan menjadikan Sulut sebagai pusat destinasi pariwisata.

Baca juga: Kunjungan Wisata Meningkat, Bandara Sam Ratulangi Bersolek

Sebelumnya, Olly mengakui kegiatan yang bertaraf nasional ini berdampak besar pada perekonomian Sulut.

Tingginya tingkat okupansi hotel serta aktivitas wisata dan kuliner memberi pengaruh positif pada pendapatan daerah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise, Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, Ketua Umum TP-PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ketua Umum TP-PKK Sulut Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK Sulut Kartika Kandouw Tanos, Sekda Sulut Edwin Silangen, Ketua DWP Sulut Ivone Silangen Lombok hadir dalam acara itu.
 

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau