Advertorial

Jelang West Java Marathon 2018, Ini Jejak Bank BJB Dukung Olahraga Lari

Kompas.com - 13/07/2018, 15:18 WIB

Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, tren olahraga lari di Indonesia mengalami perkembangan signifikan seiring lahirnya beragam komunitas dan gelaran publik. Lari bukan hanya sehat, tetapi juga menunjang gaya hidup.

Bahkan menurut survei yang dilakukan oleh Sun Life Financial Asia pada tahun 2016, lari adalah olahraga paling populer di Indonesia, 60 persen lebih populer dibanding  bersepeda dan berenang.

Seiring populernya olahraga ini, berbagai kompetisi lari pun digelar dan dikemas dalam beragam konsep atraktif.

Ada color run yang dikemas melalui hiburan berupa taburan bedak penuh warna. Ada juga night run; kompetisi lari di malam hari dengan aksesori menyala dan hiburan musik.

Selain itu, juga ada konsep green run yang mengusung tema cinta lingkungan dengan tujuan pariwisata. Biasanya, jalur yang harus ditempuh pelari berada di wilayah alam bebas seperti gunung dan hutan.

Serupa green run, konsep city run juga mengusung tema pariwisata. Bedanya, jika green run dikemas dalam balutan keindahan alam, sementara city run mengusung konsep latar jalan perkotaan.

West Java Marathon

Salah satu kompetisi city run terpopuler di Indonesia adalah West Java Marathon yang rutin digelar setiap tahun di Jawa Barat. Bahkan pada 2017, acara ini dinobatkan sebagai "The Best Half Marathon Race and The Best Medal of The Year" versi Runhood Online Magazine.

Tahun 2018, West Java Marathon kembali hadir dengan mengusung konsep The Pride of West Java Sport Tourism. Rencananya acara ini akan digelar pada 22 Juli 2018 di Kota Bandung.

Bank bjb sebagai salah satu agen perubahan nasional kembali menjadi salah satu sponsor utama dalam gelaran lari yang akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 14 negara itu.

"Kehadiran kami untuk kali kedua di West Java Marathon merupakan bentuk konsistensi bank bjb untuk menjadi bagian dalam membangun Indonesia memahami negeri," ujar Senior Vice President of Corporate Secretary Division bank bjb, Hakim Putratama.

West Java Maraton terbagi ke dalam empat kategori, yaitu 5K, 10K, 21K atau half marathon dan 42K atau full marathon. Kehadiran semua nomor kategori ini menjadikan West Java Marathon sebagai gelaran lari bertaraf internasional. 

Uniknya, hanya 40 persen pelari yang merupakan warga Jabar. Sementara 60 persen sisanya justru berasal dari luar Jabar dan Indonesia. Jepang dan Malaysia menjadi negara di luar Indonesia yang menyumbangkan peserta terbanyak.

Tidak heran jika kemudian West Java Maraton hadir sebagai sarana memperkenalkan pariwisata di Kota Bandung. Terlebih, gelaran lari dengan konsep sport tourism itu juga dinilai relevan dengan pertumbuhan perekonomian nasional, terutama pada segmen pariwisata.

Hal itu terlihat pada gelaran West Java Marathon tahun 2017 yang menyajikan berbagai kesenian tradisional khas Jabar. Sebut saja rampak kendang, tari merak, dan angklung yang dapat dinikmati para peserta sambil berlari.

Melalui West Java Marathon, Bank bjb berharap dapat mendongkrak jumlah nasabah dan menghimpun dana pihak ketiga baru. Selain itu, gelaran juga menjadi momentum tepat untuk mempromosikan layanan produk dan jasa bank bjb.

Aktif terlibat di kegiatan lari lainnya

Tidak hanya West Java Marathon, bank bjb juga aktif terlibat dalam gelaran lari green run bertajuk West Java Eco Marathon yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Jabar pada bulan Oktober tahun lalu.

Mengusung konsep wisata alam, West Java Eco Marathon berlangsung di pegunungan Pangalengan, Kabupaten Bandung sebagai rute dengan ketinggian antara 1.100 hingga 1.750 meter di atas permukaan laut.

Pelari harus melewati bukit perkebunan teh Malabar, Kertamanah, dan Cinyiuran. Pelari disuguhkan eksotisme pemandangan alam berupa sungai, danau, hutan, pedesaan, serta geotermal Wayang Windu.

Itu membuat West Java Eco Marathon memberikan pengalaman berbeda, yakni berlari di udara dingin. Tidak lupa, atraksi seni turut ditampilkan di gelaran yang memiliki kategori untuk semua nomor lari tersebut.

- -

Sementara untuk kategori night run, Bank bjb memiliki gelaran rutin sejak tahun 2016 bertajuk bjb November Run. Melalui ragam permainan air, November Run menyajikan euforia di setiap akhir tahun.

Pada edisi pertama tahun 2016, November Run mengambil tema "Water Gun Festival" dengan konsep perang air. Sementara untuk tahun 2017, "Foamtastic" dipilih sebagai tema besar November Run. 

November Run pada dasarnya menggabungkan dua unsur berbeda dalam satu paket acara. Sebuah gelaran lari yang dikemas secara menghibur melalui ragam rintangan sepanjang rute perjalanan seperti hujan buatan hingga labirin, serta kehadiran hiburan musik.

Untuk edisi tahun 2017, Bank bjb turut mengundang Herjunot Ali dan Kartika Ayu sebagai bintang tamu. 

"November Run adalah bentuk apresiasi bank bjb untuk para runners dan generasi muda yang gemar nongkrong sehat. Judulnya adalah fun run," ujar Hakim saat membuka gelaran November Run 2017 lalu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau