Advertorial

Festival Teluk Ambon 2018 Bertabur Hadiah

Kompas.com - 16/08/2018, 14:47 WIB

AMBON – Festival Teluk Ambon 2018 dijamin lebih glamor. Selain parade budaya, festival ini juga menyiapkan berbagai lomba. Dengan hadiah total mencapai ratusan juta rupiah.

“Festival Teluk Ambon luar biasa. Festival ini selalu memanjakan siapapun yang terlibat di dalamnya. Bukan hanya sekadar menginspirasi dengan beragam parade seni budaya, tapi juga selalu ada kejutan yang menggembirakan,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Senin (12/8).

Festival Teluk Ambon akan digelar 18-20 Agustus 2018. Beragam parade seni budaya pun akan ditampilkan. Festival ini menjadi salah satu upaya Maluku untuk merealisasikan target 25.000 kunjungan wisman sepanjang tahun 2018. Untuk wisnus, targetnya mencapai 150.000 orang. “Maluku ini memiliki potensi besar sebagai destinaasi. Festival ini menjadi branding terbaiknya,” katanya lagi.

Festival Teluk Ambon akan menggelar sedikitnya lima jenis lomba. Total hadiah yang ditawarkan sangat menggiurkan. Mencapai Rp244,5 Juta. Slot hadiah terbesar akan diberikan untuk Lomba Arumbae Manggurebe. Yaitu mencapai Rp165 Juta.

- -

“Hadiah yang ditawarkan festival ini sungguh fantastis karena mencapai ratusan juta rupiah. Daya tarik yang ditawarkan pasti bagus. Peluang untuk mendapatkan inkam melalui festival ini tentu harus bisa dioptimalkan dengan baik,” tutur Menpar.

Arumbae Manggurebe adalah potret keseharian masyarakat di Maluku. Arumbae Manggurebe menjadi gambaran kehebatan masyarakat Maluku dalam mengarungi lautan. Karenanya, filosofi yang ingin disampaikan juga sangat besar.

Sebab, laut bagi masyarakat di Maluku jadi bagian dari kehidupan. Terutama Suku Tanimbar yang menjadi leluhur di sana. Suku Tanimbar berhasil melewati perjuangan sulit saat melintasi samudera. Lomba Manggurebe Arumbae rencananya akan diikuti 11 kabupaten/kota di Maluku.

“Ada banyak inspirasi yang diberikan oleh Festival Teluk Ambon. Keberadaan Manggurebe Arumbae ini demikian fenomenal. Sebab, semangatnya memang hidup dalam masyarakat Maluku hingga hari ini,” jelas Menpar lagi.

Festival Teluk Ambon juga menggelar Lomba Tari Kreasi. Total hadiahnya adalah Rp28,5 juta. Lomba Tari Kreasi untuk menampung berbagai kreativitas yang dimiliki masyarakat Maluku. “Maluku memang kaya dengan berbagai tarian. Lomba Tari Kreasi ini tentu menjadi peluang bagus mereka. Selain berkarya, mereka juga berpeluang mendapatkan inkam lebih,” jelasnya.

Untuk perlombaan lainnya, total hadiah sebesar Rp22,5 Juta pun sudah disiapkan Festival Teluk Ambon. Hadiah tersebut masing-masing diberikan bagi peserta Lomba Perahu Semang Laki-Laki dan Perahu Semang Perempuan. Perahu Semang merupakan moda transportasi di sana.

Ketua Pelaksana Calendar of Event (CoE) 2018 Esthy Reko Astuti mengungkapkan, festival ini merupakan wisata bahari terbaik.

“Festival Teluk Ambon menjadi event wisata bahari terbaik. Nuansa laut yang ditampilkan sangat kental di sana. Semua jadi semakin menarik dengan beragam perlombaan dan hadiah besar yang ditawarkan. Pokoknya festival ini jangan sampai terlewatkan,” ungkap Esthy.

Sub event lain yang ditawarkan adalah Lomba Spot Foto Selfie. Lomba ini menyediakan hadiah Rp6 Juta. Esthy mengatakan, festival ditopang dengan aksesibilitas dan amenitas terbaik.

“Festival ini sangat luar biasa karena akses menju Maluku sangat mudah. Amenitasnya juga lengkap dan terbaik. Segera saja atur perjalanan menuju ke Maluku. Sebab, eventnya sudah dekat,” tutupnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau