Agus Gumiwang Serahkan Bantuan Sosial di Solo - Kompas.com
Advertorial

Agus Gumiwang Serahkan Bantuan Sosial di Solo

Kompas.com - 14/09/2018, 17:22 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Solo, Kamis (13/9/2018). Dok. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Solo, Kamis (13/9/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Solo, Kamis (13/9/2018).

Bantuan diserahkan untuk 28.384 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rincian KPM itu 13.215 dan non-PKH 15.169. Sedangkan, total jumlah bantuan sebesar Rp 37.466.880.000 selama 12 bulan

"Kota Solo masuk dalam program BNPT sejak 2017 dengan jumlah peserta 28.384 KPM," kata Mensos Agus Gumiwang dalam pernyataan tertulis, Jumat (14/9/2018).

Saat ini, pencairan BPNT sedang dilakukan penyalurannya untuk tahap VIII dan Bantuan Sosial PKH tahap III.

Baca juga: Jokowi Berikan Tugas Khusus ke Agus Gumiwang

Saat ini, ada 400 KPM yang hadir untuk menerima bantuan dengan rincian 200 KPM berasal dari Kecamatan Jebres, 100 KPM Kecamatan Banjarsari, 50 KPM asal Kecamatan Serengan, Pasar Kliwon sebanyak 25 KPM, serta Kecamatan Laweyan 25 KPM.

"Pencairan BPNT dilakukan di e-Warong yang terdiri dari e-Warong KUBE, Agen 46, dan RPK. Saat ini jumlah e-Warong di Kota Solo ada 96 e-Warong dan akan terus bertambah untuk mendukung pelaksanaan BPNT," kata Agus.

Kota Solo dengan jumlah penerima BPNT 28.384 KPM yang tersebar di 5 kecamatan, setelah dilakukan pemetaan, ternyata membutuhkan kurang lebih sebanyak 113 e-Warong.

Kota Solo juga telah difasilitasi dengan kendaraan bermotor delivery order 4 unit yang merupakan bantuan dari Bank BNI dan Bank Mandiri.

Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Kemensos Evaluasi Bansos Rastra dan BPNT

"Kendaraan ini untuk melayani KPM yang jangkauannya jauh dan melayani KPM yang tidak dapat melakukan transaksi pembelanjaan di e-Warong," katanya.

Selain PKH dan BPNT, Kementerian Sosial juga mengucurkan Bantuan Sosial Disabilitas dan Bantuan Lanjut Usia. Total keseluruhan bantuan mencapai Rp 67.530.460.000.

Adapun jumlah pendamping BPNT sebanyak 7 orang, terdiri dari 5 TKSK, 1 korteks, dan 1 supervisor. Sementara, SDM PKH Kota Solo yang ada saaat ini sebanyak 53 orang.

"Realisasi bantuan pangan non-tunai di Kota Solo sampai dengan bulan Agustus sebesar 75,57 persen. Untuk realisasi penyaluran bantuan sosial PKH bulan Agustus mencapai 23 persen," kata dia.

Baca juga: Bappenas: Penerima Bantuan Sosial Tak Boleh Merokok

Pada 2017, pemerintah telah mencanangkan uji coba Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT dengan sasaran terbatas.

BPNT merupakan transformasi dari Subsidi Rastra ke Bantuan Sosial Pangan. Bantuan diberikan untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial serta mendorong keuangan inklusif.

"Program ini sesuai dengan arahan Presiden agar bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non-tunai melalui sistem perbankan. Dengan bantuan sosial non-tunai, selain meningkatnya transparansi dan akuntabilitas program, juga dapat mendukung perilaku produktif, belajar menabung dan mengenal perbankan," ujar dia. 

Selain menyerahkan BPNT, Menteri Sosial juga mengunjungi Training Center Atlet Disabilitas Asian Para Games dan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso, Solo di Jalan Tentara Pelajar, Jebres.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: