Kilas

Program ODSK Sulut Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Kompas.com - 22/09/2018, 16:38 WIB

KOMPAS.com – Program pengentasan kemiskinan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) milik provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Program ODSK yang dijalankan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dipilih sebagai pemenang karena pemprov Sulut dianggap berhasil melakukan inovasi publik dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan.

Buktinya, dalam kurun waktu dua tahun angka kemiskinan Sulut berhasil turun dari 8,34 persen pada 2016 menjadi 7,8 persen pada 2018.

(BACA JUGAGubernur Olly Ungkap Pengendalian Inflasi Sulut Terbaik di Sulawesi)

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menpan RB Syafruddin kepada Asisten Administrasi Umum Praseno Hadi di Hotel Shangrila Surabaya, Rabu (19/9/2018).

Dalam sambutannya, Syafruddin mengatakan bahwa pemerintah mendorong inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional serta dijadikan program nasional.

"Selain inovasi, pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di daerah juga harus diteruskan untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Tanah Air," ujar Syafruddin dalam rilis yang Kompas.com terima, Jumat (22/9/2018).

Lebih lanjut Syafruddin mengatakan, kuatnya pilar perekonomian daerah bertumpu pada dua hal. Pertama, masuknya investasi ke Indonesia dan iklim perekonomian yang sehat.

Kedua, bertopang pada penyelenggaraan kemudahan investasi dan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB).

Sebagai informasi, dari 99 program yang masuk Top 99 Inovasi 2018, banyak di antaranya bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berusaha. Hal ini sejalan dengan upaya mempercepat pembangunan nasional.

Selain Menpan RB, turut hadir dalam penerimaan penghargaan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Glady Kawatu.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau