Advertorial

Percepat Pemulihan Layanan Perbankan, BRI Manfaatkan Jaringan Komunikasi BRIsat

Kompas.com - 01/10/2018, 12:05 WIB

PT. Bank Rakyat Indonesia menjadi bank BUMN pertama yang beroperasi di Palu, Sulawesi Tengah pasca bencana gempa dan tsunami pada Jumat lalu. Bank BRI mempercepat seluruh proses pemulihan bagi jaringan kantor dan layanan digital perbankan yang bermasalah.

Direktur Jaringan dan Layanan Osbal Saragi mengungkapkan, pada hari ini, Senin (01/10) mesin ATM BRI di beberapa lokasi di Palu sudah beroperasi melayani kebutuhan transaksi para nasabah. Sebelumnya tercatat 32 Kantor Bank BRI serta puluhan mesin ATM, CRM dan EDC tidak berfungsi karena aliran listrik dan komunikasi yang terputus.

Guna mempercepat pemulihan Bank BRI telah mengirimkan teknisi terampil dari Jakarta, Manado, dan Makassar untuk secara langsung segera memperbaiki jaringan kerja BRI. Diperkirakan jaringan kantor dan layanan digital Bank BRI akan pulih dalam waktu lima hari. “Teknisi-teknisi yang didatangkan ke Palu sudah berpengalaman dalam memulihkan jaringan kerja dan digital sehingga ditargetkan waktu pemulihan akan lebih cepat dan memudahkan masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan,” ujar Osbal Saragi.

-- -

Osbal menambahkan, Bank BRI menargetkan pada tanggal 5 Oktober 2018 seluruh layanan perbankan digital seperti mesin ATM, CRM, EDC dan Agen BRILink dapat beroperasi secara normal kembali. “Percepatan recovery yang dilakukan oleh BRI juga sangat terbantu dengan adanya satelit BRIsat, yang kami manfaatkan secara darurat untuk mengganti jaringan komunikasi di mesin ATM yang bermasalah,” imbuh Osbal.

Bank BRI juga mendirikan posko BRI di halaman Kantor Cabang BRI Palu untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau