Advertorial

Hago Indonesia Serahkan Bantuan untuk Para Pengungsi Gempa Lombok

Kompas.com - 02/10/2018, 10:24 WIB

Gempa bumi yang terjadi di Lombok pada Juli lalu masih menyisakan duka dan kesedihan yang mendalam bagi para korban.  Akibat bencana tersebut, ratusan orang meninggal dunia sementara ribuan lainnya mengalami luka parah. Tidak hanya kehilangan tempat tinggal dan keluarga, aktivitas para korban yang terdampak juga harus terhenti karena banyaknya infrastruktur dan fasilitas yang rusak.

Hago, sebuah aplikasi game sosial favorit nomor satu di Google Playstore dan App Store, mengajak para penggunanya untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa di Lombok dengan meluncurkan sebuah permainan spesial. Lewat permainan ini, penggunanya dapat bersenang-senang sekaligus membantu membangun kembali kehidupan para korban gempa di Lombok.

-- -

Bertempat di Kantor Gubernur NTB pada hari Selasa (25/9) lalu, dengan disaksikan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, Bupati Lombok Timur, Lombok Barat, dan Lombok Utara, Hago Indonesia menyerahkan bantuan bagi para korban gempa Lombok melalui Yayasan Dana Kemanusian Kompas sebesar Rp 500 juta. Bantuan ini pun diterima langsung oleh ketua Yayasan Dana Kemanusian Kompas, Rusdi Amral .

“Bantuan ini sesuai dengan semangat kami dalam melahirkan aplikasi Hago, yakni sosial dan permainan. Melalui kedua aspek ini, kami berharap bisa  menghubungkan orang lain secara online dan membantu mereka untuk mengenal satu satu sama lain dan peduli terhadap sesama serta pada akhirnya menjadi teman,”  ujar COO Hago, Liting.

Liting mengungkapkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan Hago terhadap para penggunanya, khususnya pengguna yang terdampak oleh musibah ini.

-- -

Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini. Sitti berjanji akan terus memantau dan memberikan arahan dalam perbaikan dan pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat.

"Mudah-mudahan Allah selalu menjaga dan terus-menerus meningkatkan kebersamaan dan gotong royong kita untuk sama-sama bangkit dan kita harus bisa bangkit," tuturnya.

Kepedulian terhadap para korban tak hanya ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Hago dan pemerintah. Haiyi, salah satu perwakilan Hago di Indonesia pun menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat membantu proses rehabilitasi di Lombok.

-- -

“Kami berharap agar Lombok bisa cepat pulih kembali seperti sediakala, melalui Hago Bersama Lombok kami berharap bisa berkontribusi dalam proses rehabilitasi pembangunan di Lombok,” katanya.

Selain memberikan bantuan, tim Hago bersama KompasTV pun berkesempatan untuk melihat secara langsung kondisi para korban. Usai menyerahkan bantuan, tim bersama-sama melakukan kunjungan serta bertatap muka dengan pengungsi korban gempa yang berada di Lombok Timur.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau