Kilas

Jelang Peringatan Pertempuran 5 Hari, Hendi Ziarah Makam Wongsonegoro

Kompas.com - 04/10/2018, 19:58 WIB

KOMPAS.com -  Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak warga kota Semarang untuk mengenang jasa perjuangan dan pengorbanan pejuang Kota Semarang terdahulu, khususnya Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Wongsonegoro. 

Tak hanya sekedar mengenang, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini, menekankan juga pentingnya meneladani jasa-jasa Gubernur Jawa Tengah pertama setelah kemerdekaan tersebut untuk Kota Semarang.

Hal ini Hendi sampaikan saat berziarah ke makam KRMT Wongsonegoro di Desa Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (4/10/2018).

Politisi PDP Perjuangan ini mengaku secara khusus berziarah ke sana menjelang peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang pada 14 Oktober 2018.

KRMT Wongsonegoro sendiri berperan penting untuk menginisiasi perjuangan antara pemuda Semarang dan Jepang saat itu. Wongsonegoro berhasil melakukan perundingan dengan penjajah Jepang kala itu untuk menghentikan peperangan agar tidak menimbulkan semakin banyak korban.

“Di dalam momentum ziarah ini terdapat makna penting, yaitu semangat perjuangan dan berkorban pelaku perjuangan waktu itu bisa menjadi momentum buat kita sekaligus. Kita meniru apa yang baik yang sudah pernah dilakukan pahlawan dalam memerdekakan bangsa kita khususnya Kota Semarang," kata Hendi.

Dalam rilisnya kepada Kompas.com, Hendi juga mengungkapkan bahwa berjuang untuk bangsa dan negara tidak hanya dari sisi materi saja, tetapi harus all out dilakukan dari dalam hati, jiwa, dan raga.

Dengan begitu akan timbul penghayatan terhadap makna kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan ini berpesan pula kepada para pimpinan perangkat daerah untuk bisa meniru perjuangan dari para pejuang sesuai dengan peran dan kapasitasnya sebagai warga negara.

“Khususnya teman-teman yang menjadi bagian dari Pemerintah Kota Semarang saya berharap kalian bisa mencontoh perjuangan dari para pejuang untuk bekerja lebih baik lagi," harapnya.

"Mari bersama-sama melayani masyarakat dengan baik. Insya Allah bersama-sama masyarakat, sesepuh, Muspida dan unsur pengusaha serta semuanya Semarang menjadi lebih baik”, harapnya," ucap Hendi.

Sebagai informasi dalam kegiatan ziarah Hendi tersebut hadir juga jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Semarang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI).

Kemudian, Legiun Veteran RI, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), pelaku pertempuran lima hari di Semarang dan juga para pelajar.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau