Kilas

Menko PMK Puan Resmikan Kampus AIS Bali

Kompas.com - 12/10/2018, 16:06 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Selain menghadiri pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali, Menko PMK Puan Maharani juga meresmikan kampus baru Australian Independent School (AIS) Bali.

Pada kesempatan tersebut Menko Puan didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Peresmian kampus yang luasnya sekitar 2 hektar itu dilakukan dengan penyerahan sertifikat dari Kemendikbud kepada pihak AIS.

Dalam sambutannya, Menko Puan mengaku bangga dapat meresmikan kampus baru milik AIS. Menurut dia, sejak diresmikan pada 2000 oleh Megawati Soekarnoputri, AIS Indonesia telah mendapatkan reputasi baik.

"Terutama terkait prestasi akademik siswanya. Saya percaya, kampus ini menyediakan fasilitas dan lingkungan belajar yang lebih baik agar siswa bisa belajar lebih baik lagi," ucap Puan, Jumat (11/10/2018).

Selesai memberikan sambutan, Menko Puan kemudian memberikan tanda tangan pada sebuah prasasti dan melakukan pengguntingan pita peresmian. Setelah itu, Puan mengunjungi berbagai fasilitas kampus yang terletak di kawasan Pamecutan ini.

"Saya ucapkan selamat kepada AIS Indonesia yang telah menunjukkan semangat kerja dalam penyediaan pendidikan yang baik bagi anak-anak," tutup Menko Puan mengakhiri kunjungannya. 

Selain Mendikbud,peresmian Kampus AIS Bali ini juga dihadiri oleh Konjen Australia di Bali, Helena Studdert.  

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau