Info BCA

Sering Kehilangan Barang-barang Penting? Rapikan Tas dengan 4 Langkah Ini!

Kompas.com - 18/10/2018, 11:27 WIB

Kesibukan sehari-hari dan tuntutan untuk terus bergerak dinamis seringkali membuat Anda perempuan yang sibuk lupa memperhatikan kerapian isi tas. Padahal kebiasaan membiarkan isi tas berantakan memberi dampak yang cukup besar pada keseharian.

Banyak waktu akan terbuang untuk mencari barang-barang yang sedang diperlukan. Selain itu kemungkinan kehilangan barang-barang yang penting seperti kartu identitas, kartu-kartu perbankan, hingga kunci rumah sangat besar. Kalau sudah begini Anda yang akan rugi.

Sebenarnya merapikan isi tas tidak memerlukan banyak waktu asalkan Anda punya niat dan mengikuti empat langkah mudah ini.

1.        Buang kertas-kertas struk belanja dan sampah di dalam tas

Struk belanja, struk bukti transaksi di ATM, sampah tisu, bungkus permen atau makanan kecil, serta kertas-kertas tidak terpakai merupakan sampah yang paling sering menghuni dasar tas setiap perempuan. Agar kapasitas tas lebih lega dan tas terlihat rapi buang benda-benda yang sudah tidak terpakai tersebut.

2.        Pisahkan barang bawaan berdasarkan kategori

Simpan barang di dalam tas dengan mengelompokkannya. Simpan perlengkapan make-up dalam satu pouch tersendiri. Masukkan perlengkapan untuk gadget seperti earphone, kabel charger ponsel, powerbank, dan flashdisk dalam pouch berbeda. Satukan obat-obatan dan pembalut untuk kebutuhan darurat dalam satu pouch yang lain lagi. Cara ini akan membuat Anda mudah mencari barang di dalam tas ketika diperlukan.

3.        Atur penempatan barang di dalam tas

Penempatan barang dalam tas harus diatur berdasarkan ukuran. Barang-barang yang ukurannya besar seperti pouch make-up, pouch isi perlengkapan gadget, payung, notes, dan barang-barang berukuran besar lainnya harus masuk lebih dahulu. Sisanya baru yang ukurannya kecil-kecil seperti ponsel dan dompet.

Sebaiknya miliki tas yang punya ruang penyimpanan kecil untuk barang-barang seperti ID Card kantor, ponsel, atau kartu uang elektronik yang cenderung lebih sering keluar masuk tas.

4.        Kurangi barang bawaan

Kunci agar isi tas rapi dan terhindar dari kemungkinan kehilangan barang yang penting adalah dengan mengurangi barang yang dibawa dalam tas. Jangan bawa semua isi kamarmu di dalam tas. Cukup masukkan benda yang penting-penting saja. Untuk produk-produk make-up, parfum, atau hand sanitizer bawa yang kemasannya kecil. Anda bisa juga menyederhanakan isi dompet sehingga tidak perlu membawa dompet yang ukurannya besar. Tidak perlu bawa banyak uang tunai karena saat ini hampir semua trasaksi bisa dilakukan melalui aplikasi mobile banking, termasuk tarik tunai.

Jika Anda adalah nasabah BCA, kini Anda bisa melakukan tarik tunai tanpa kartu. Gunakan aplikasi BCA Mobile. Caranya pilih menu Tarik Tunai, pilih nominal uang yang diinginkan, klik OK dan masukkan PIN m-BCA, maka kamu akan diberikan enam digit kode transaksi yang jatuh tempo dalam dua jam.

Kamu tinggal mencari ATM BCA terdekat, pilih menu Transaksi Tanpa Kartu, masukkan nomor ponselmu dan kode transaksi tadi, kemudian tarik tunai berhasil! Cek tutorialnya di sini

Jika dalam 2 jam kamu belum melakukan tarik tunai di ATM BCA, jangan khawatir uang kamu tetap aman di rekeningmu, tidak hilang.

Nah, sekarang setelah tas kamu rapi tapi masih tetap saja kehilangan barang-barang penting kamu misalnya kartu kredit atau kartu ATM, jangan buru-buru panik. Begini cara simpel biar kartu-kartu kamu aman terblokir.

Buka aja aplikasi BCA Mobile dan masuk ke menu m-Admin. Blokir kartu kredit dengan memilih “Blokir Kartu Kredit” dan masukkan nomor kartu. Setujui klausul yang muncul pada halaman pop-up dan masukkan PIN m-BCA, selesai. Untuk blokir kartu debit, pilih “Blokir Kartu ATM”, masukkan nomor kartu dan jenis kartu, pilih OK, kemudian masukkan PIN m-BCA. Kartu kamu secara otomatis akan terblokir. Lebih cepat dan simpel! Cek tutorialnya di sini.

Belum punya BCA Mobile? Segera unduh di Google Playstore atau Appstore agar semua transaksi perbankan lebih mudah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau