Advertorial

Bali Siap Menyambut Kedatangan Maskapai Russia

Kompas.com - 18/10/2018, 15:37 WIB

JAKARTA – Konektivitas udara Bali semakin luas. Sebab, Pulau Dewata akan mulai terhubung dengan Moscow, Rusia, melalui direct flight. Inaugural akan dilakukan Senin (29/10). Rute ini akan dilayani maskapai, Aeroflot & Rossiya Airlines.

Bukan Bali namanya kalau tidak memberikan sensasi terbaik. Parade budaya, kuliner, hingga keramahan, sudah disiapkan untuk inaugural flight. Selebrasinya dipusatkan di Terminal Internasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (29/10) pagi.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya mengatakan, direct flight ini menjadi momentum penting.

“Kehadiran Aeroflot & Rossiya Airlines menjadi momen sangat penting. Akhirnya Denpasar-Moscow bisa terkoneksi secara langsung. Momentum ini tentu akan membawa banyak hal positif, khususnya bagi pariwisata Pulau Dewata,” kata Nia, Selasa (16/10).

Penerbangan perdana Aeroflot diperkirakan membawa 457 pax. Begitu mendarat, sambutan berupa water cannon salute akan diberikan. Berikutnya, kalungan bunga akan diberikan kepada Pilot/Co, Cabin Crew, dan para penumpang.

Memamerkan keeksotisannya, Pulau Dewata pun menyajikan Dance Escort. Komposisinya terdiri dari 4 penari Bali dan 2 orang pembawa payung Bali.

Selanjutnya, penumpang Aeroflot & Rossiya Airlines akan diberikan sajian Tarian Sekar Jepun. Tarian ini dibawakan 6 penari dari Sanggar Tari Bali. Sekar Jepun adalah bunga yang kerap digunakan sebagai sarana persembahyangan.

Sekar Jepun punya aroma sangat harus. Warna bunganya juga beragam. Ada putih, merah, ungu, hingga kuning. Bunga ini kerap diselipkan di telinga wisatawan.

“Bali ini situs besar budaya. Ada banyak tarian yang eksotis dan terkenal hingga macanegara. Salah satunya adalah Tarian Sekar Jepun. Kami yakin para wisatawan pengguna Aeroflot dan Rossiya Airlines akan terkesan dengan sajian ini,” kata Nia lagi.

Selain Tarian Sekar Jepun, Pulau Dewata juga menyiapkan Tari Pendet. Tarian ini rencananya akan disajikan saat press conference. Dibawakan 3 penari, Tari Pendet ini sangat mendunia. Tarian ini menjadi penyambutan tamu penting.

“Dengan potensi yang dimiliki, Bali akan mampu memikat para pengunjungnya. Kami yakin jumlah arus masuk wisatawan Russia akan terus bertambah. Progress untuk jangka panjang tentu sangat positif, sebab flight per pekannya rutin dan besar,” kata Nia lagi. 

Setiap pekannya, maskapai Russia ini akan melayani 3 kali flight. Flight dari Bandara Sheremetyevo, Moscow, menuju Denpasar akan dilayani hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Untuk rute Denpasar-Moscow aktif pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu.

Poros ini pun dipercaya akan jadi ladang bisnis menjanjikan. Sebab, pertumbuhan wisatawannya signifikan.

Pada 2017, jumlah kunjungan wisatawan Russia mencapai 110.529 orang. Jumlah ini naik 37,28% dari tahun 2016. Dengan dibukanya rute ini, arus masuk wisatawan Russia dipercaya makin positif.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, direct flight akan membawa impact besar terhadap industri pariwisata Bali dan Indonesia.

“Kami tentu menyambut baik aktivasi poros Moscow-Denpasar. Ini adalah rute ideal. Bali ini destinasi terbaik di dunia. Dibukanya rute ini akan memberikan keuntungan bisnis yang besar bagi industri. Roda ekonomi masyarakat akan naik. Selain Bali, impact positif akan dirasakan oleh destinasi lainnya,” tutup Menteri yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryOfTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau