Kilas

Bangun Huntara di Palu, Gubernur Ganjar Panen Pujian

Kompas.com - 22/10/2018, 14:43 WIB


KOMPAS.com
- Pembangunan hunian sementara (huntara) Kampung Jateng oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di Petobo Baru, Palu Selatan, Kota Palu mendapat apresiasi sejumlah pihak.

Lebih dari itu, pembangunan huntara sebanyak 100 unit itu juga sempat viral setelah dipuji banyak pihak. Salah satunya dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Melalui akun media sosialnya, Sutopo memuji pembangunan huntara oleh Pemprov Jateng. Bahkan, ia meminta para Gubernur di daerah lain tergerak hatinya membangun huntara bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu.

Sutopo bahkan menuliskan dua status di laman twitter resminya. Pertama, statusnya menggambarkan jika kondisi Palu sudah mulai turun hujan.

"Langit gelap dan suara gludug di angkasa menandakan akan hujan di Palu. Huntara Kampung Jateng menjadi rumah yang nyaman dan meneduhkan hati bagi pengungsi korban gempa.

Seandainya Gubernur lain juga tergerak hatinya membantu membangun huntara di Palu akan sangat berarti."

Adapun, pada status keduanya ia menulis sebagai berikut. 

"Pemda Jawa Tengah membangun 100 unit huntara dilengkapi dengan fasilitas umum (air bersih, MCK, sanitasi) untuk korban bencana di Palu.

Ribuan huntara masih diperlukan untuk pengungsi di Sulteng. Semoga Pemda lain ikut membantu. Terimakasih Jawa Tengah @ganjarpranowo." 

Cuitan Sutopo tersebut mendapat ratusan retweet, like serta komentar dari para warganet.

Salah satunya dari akun @dr_ajad yang menuliskan "Wah sekarang di Palu ada Jateng heuheuheu. Semoga Jateng bisa ada di mana-mana lagi membantu warga yang membutuhkan."

Ada pula komentar yang memuji Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Misalnya akun @pandjimbon yang menuliskan "Pak Ganjar niki ibarate ‘Sepi ing pamrih, rame ing gawe."

Selain itu, banyak pula ratusan komentar yang memuji orang nomor satu di Jawa Tengah itu atas kepedulian terhadap korban bencana gempa dan tsunami di Palu.

Ganjar juga meretweet status Sutopo melalui akun pribadinya @ganjarpranowo.

"Semoga manfaat..." tulis Ganjar.

Gubernur Ganjar sendiri sudah mengunjungi Palu secara langsung pada Senin (15/10/2018) lalu. Selain untuk memantau tim relawan Jateng yang berada di Palu, Ganjar juga hadir untuk memberikan bantuan pada masyarakat yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami tersebut.

Dia bertemu langsung pula Gubernur Sulawesi Tengah Longko Djanggola untuk menyerahkan bantuan. Untuk membantu pemulihan, masyarakat Jawa Tengah telah mengirim bantuan lebih dari Rp 2 miliar yang diserahkan Gubernur Ganjar Pranowo.

Tak cuma mengirimkan bantuan, Pemprov Jateng menerjunkan 160 relawan dari berbagai unsur untuk membantu masyarakat Palu.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana mengatakan pembangunan 100 unit huntara di Patebo Palu sudah selesai dilaksanakan. Tidak hanya rumah, di lokasi tersebut juga dibangun fasilitas lain seperti tempat MCK, sanitasi lengkap serta air bersih.

“Memang sempat menjadi viral, karena baru pertama kali ada pemerintah daerah yang membangun huntara di lokasi itu,” katanya dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin (22/10/2018).

Menurut Sarwa, di lokasi itu baru Pemprov Jateng yang membangun huntara. Tanggapan masyarakat pun sangat antusias dan berterimakasih dengan adanya huntara tersebut.

“Mereka sangat senang dan bersyukur, apalagi kemarin lokasi huntara dikunjungi pak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Panglima TNI, Kapolri dan pejabat penting sehingga banyak dibicarakan,” tambahnya.

Untuk 100 huntara yang telah dibangun itu, semuanya sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar yang menjadi korban bencana alam.

Pihaknya memberikan kriteria khusus bagi penerima bantuan huntara, yakni keluarga yang memiliki bayi dan balita, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang ikut membantu pembangunan huntara.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menargetkan ada pembangunan-pembangunan fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan.

“Nanti saya arahkan Kabupaten/Kota se-Jateng yang ingin membantu untuk membangun masjid dan sarana lainnya,” tambahnya.

Pembangunan huntara di Palu tersebut, lanjut dia, merupakan wujud kepedulian dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang selalu responsif pada kejadian bencana yang terjadi di sejumlah daerah.

Menurut dia, Gubernur Ganjar selalu hadir di daerah bencana untuk memberikan bantuan moril maupun materiil.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau