Kilas

Ultah ke-50, Ganjar Dapat Kado Unik dan Ciuman Mesra

Kompas.com - 28/10/2018, 23:27 WIB

KOMPAS.com -  Pada hari ulang tahunnya yang bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda, berbagai kado unik diterima Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kado unik tersebut antara lain adalah  pernak pernik, cincin, pin, kuda lumping, hingga gelang bekas dari seorang siswa SMA. 

"Tadi saya berikan gelang. Itu gelang spesial dan berharga milik saya yang sudah saya pakai sejak tiga tahun silam. Semoga hadiah kecil saya ini bisa membuat pak Ganjar senang dan harapannya semoga pak Ganjar sehat selalu dan amanah dalam memimpin Jateng," ucap Aldo Vino, siswa SMAN 1 Pati dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima. 

Kado-kado secara spontan itu diterimanya usai Ganjar mendapatkan kejutan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (28/10/2018). 

Perlu diketahui, tahun ini, Ganjar genap berusia 50 tahun. Pada kesempatan itu Ganjar pun menerima kue yang cukup besar lengkap dengan lilin denfan angka 50.

Usai meniup lilin, Ganjar memberikan potongan kue pertamanya pada Aldeen Uliveri (17), pemuda yang bertugas menjadi pemimpin upacara.

Rangkaian kejutan itu sebenarnya bermula ketika upacara usai, ratusan pemuda-pemudi Pati menampilkan kesenian tradisional dan bernyanyi bersama.

Saat itu, tiba-tiba mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun milik group band Jamrud dengan kompak yang diikuti seluruh peserta.

Pada para pemuda itu, Ganjar berpesan agar tidak lelah merawat negeri ini.

"Cintai orang tuamu, bangsamu dan negaramu. Jadilah pemersatu bangsa dan teruslah berkarya untuk Indonesia," ungkapnya.

Tepat pada Minggu (28/10/2018) pukul 00.00 WIB Gubenur Ganjar menerima kejutan dari sang istri Atikoh Ganjar Pranowo dan putranya Muhammad Zinedine Alam Ganjar di angkringan Terang Bulan Jalan Malioboro Yogyakarta.Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tepat pada Minggu (28/10/2018) pukul 00.00 WIB Gubenur Ganjar menerima kejutan dari sang istri Atikoh Ganjar Pranowo dan putranya Muhammad Zinedine Alam Ganjar di angkringan Terang Bulan Jalan Malioboro Yogyakarta.
Sebelumnya, kejutan demi kejutan juga telah diterima pria kelahiran Karanganyar, 28 Oktober 1968 itu.

Tepat pada pukul 00.00 WIB sang istri Atikoh Ganjar Pranowo dan putranya Muhammad Zinedine Alam Ganjar memberi kejutan Ganjar di angkringan Terang Bulan Jalan Malioboro Yogyakarta.

Alhasil, Suasana di pusat Kota Gudeg itu pun mendadak riuh karena semua pengunjung angkringan turut menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Ciuman dan pelukan mesra serta kue dari sang istri dan putra semata wayangnya yang diberikan usai menonton konser band rock Megadeth itu menjadi kado istimewa bagi Ganjar.

Ribuan ucapan selamat ulang tahun juga terus mengalir dari banyak pihak, baik disampaikan secara langsung ataupun melalui media sosial.

Bahkan, banyak warga dari anak-anak hingga orang dewasa ataupun pejabat yang membuat video ucapan untuk diberikan pada orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Contohnya seperti, Bupati Kendal Mirna Annisa yang mengajak warganya mengucapkan selamat ulang tahun lewat video.

Lalu Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang mengucapkan selamat dan memberikan doa lewat video dan diunggah di media sosial.

"Mas ditunggu traktirannya mas nggeh" ucap Taj Yasin di akhir videonya.

Mendapat kejutan-kejutan dan hadiah itu, Ganjar mengaku sangat senang dan bangga.

"Mereka membuat kejutan ke saya, ini sangat mengharukan. Tentu bahagia sekali, banyak doa yang saya terima. Terima kasih semuanya," ucapnya sembari tersenyum.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau