Kilas

Pantau Bantuan Pemerintah di Surakarta, Menko PMK Turun Langsung

Kompas.com - 10/11/2018, 19:46 WIB
Menko PMK, Puan Maharani saat turun langsung menyampaikan program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018). Menko PMK, Puan Maharani saat turun langsung menyampaikan program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018).

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani turun langsung menyampaikan program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah sebagai komitmen dan kepedulian bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Puan saat melakukan silatuhrahmi dengan para penerima bantuan program pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018) kemarin.

"Hari ini saya ke Solo untuk mengecek apakah bantuan-bantuan sosial yang yang diberikan oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik," ujar Menko PMK, Puan Maharani dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/11/2018).

Puan juga menambahkan bahwa Wali Kota Surakarta telah menyampaikan bantuan sosial pemerintah pusat yang disinergikan dengan bantuan sosial dari pemerintah daerah.

Menko PMK Puan Maharani saat memberikan sambutan kepada para penerima bantuan pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018). Menko PMK Puan Maharani saat memberikan sambutan kepada para penerima bantuan pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018).

Bukan tanpa tujuan, program pemerintah yang disalurkan tersebut adalah untuk menjamin kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan program gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, jaminan kesehatan dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS), jaminan pendidikan dalam program Kartu Indonesia Pintar (KIP), program keluarga harapan (PKH) dan jaminan pangan melalui bansos pangan, serta memberikan pendidikan karakter bangsa.

Bantuan yang diberikan secara keseluruhan terdiri dari 500 Kartu Indonesia Pintar, 100 SK TPG, bantuan PAUD dan Dikmas, bantuan 500 kg Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu Hamil dan 500 kg PMT Balita, serta bantuan bibit untuk 15 kelompok tani.

Menko PMK pun berharap semua bantuan bisa bermanfaat, penyaluran berjalan dengan baik dan yang pasti bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat Solo dapat meningkat.

Puan juga menekankan agar program yang ada saat ini harus tetap bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga dapat berkelanjutan.

"Jika seluruh program bantuan yang diberikan terbukti dimanfaatkan dengan baik, kami akan tetap upaya program tersebut bisa diberikan kembali," pesan Menko PMK.

:Jika seluruh program bantuan yang diberikan terbukti dimanfaatkan dengan baik, kami akan tetap upaya program tersebut bisa diberikan kembali, pesan Menko PMK Puan saat menyampaikan bantuan sosial langsung kepada masyarakat Surakarta, di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018).
:Jika seluruh program bantuan yang diberikan terbukti dimanfaatkan dengan baik, kami akan tetap upaya program tersebut bisa diberikan kembali, pesan Menko PMK Puan saat menyampaikan bantuan sosial langsung kepada masyarakat Surakarta, di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018).

Untuk Kota Surakarta sendiri, di tahun 2018 ini pemerintah telah memberikan bantuan sebesar Rp 643,5 juta untuk menunjang sarana pendidikan berupa sarana pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk 11 Sekolah Dasar.

Kemudian untuk sarana pendidikan SMP dan SMA yang berupa kelas baru, pemerintah memberikan bantuan sebesar lebih dari Rp 1 miliar, serta perpustakaan dan peralatan berbasis TIK yang juga sebesar lebih dari Rp 1,1 miliar.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Wali Kota Solo FX Hadi Ruyatmo, Anggota DPR Bambang Wuryanto dan Alfia Reziani, Menko PMK juga turut berdialog langsung dengan para penerima SK PTG Nurul Hidayati, Guru SMP N 14 Surakarta, Binyati Mustifah, Bunda PAUD Pelita Hati Bangsa, dan Muhammad Lukman Al Hakim, Kelas 2 SMP.

Baca tentang