Kilas

Menko PMK Pastikan Penyaluran Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Kompas.com - 11/11/2018, 20:30 WIB

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memastikan bahwa skema pemberian bantuan sosial kepada masyarakat tepat sasaran.

Bantuan tersebut meliputi bidang kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS), pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan ekonomi keluarga lewat Program Keluarga Harapan (PKH).

Puan mengatakan itu saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Jawa Tengah, Sabtu (10/11/2018). Salah satunya di Kabupaten Boyolali.

Lebih lanjut, Menko PMK menekankan, perlu adanya sinergitas daerah dengan pusat dalam memaksimalkan penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat dengan program kerja yang ada di daerah. Begitu pula dengan tunjangan guru.

“Kalau masyarakat mau mendukung penuh pemerintah saat ini dan masa depan, tunjangan guru Insya Allah juga meningkat,” jelas Puan, dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Minggu (11/11/2018).

Pada ajang silaturahmi tersebut, Menko PMK memberikan bantuan PKH kepada 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), KIP kepada 500 penerima dan 50 guru pendamping.

Politisi PDI Perjuangan itu juga memberikan bantuan makanan tambahan sebanyak 1/2 ton kepada para ibu hamil dan 1/2 ton untuk balita.

Selain itu, ada pula bantuan bantuan pendidikan dari pemerintah kepada 100 kepala satuan pendidikan berupa renovasi sekolah, peralatan laboratorium sains dan bahasa.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau