Ingin Selamatkan Bumi? Mulai dengan Lakukan 5 Hal Sederhana Ini - Kompas.com
Advertorial

Ingin Selamatkan Bumi? Mulai dengan Lakukan 5 Hal Sederhana Ini

Kompas.com - 13/11/2018, 17:13 WIB
-- -

Kemajuan teknologi dan modernisasi di satu sisi membawa dampak positif bagi kehidupan manusia. Namun, di sisi lain juga memberi dampak berupa kerusakan lingkungan yang menyebabkan pemanasan global.

Tidak percaya? Coba saja kamu telaah. Mengapa saat ini iklim begitu tidak menentu? Mengapa musim kemarau semakin panjang dan musim hujan tidak terprediksi kapan datangnya? Atau mengapa daerah dataran tinggi  saat ini udaranya tidak sesejuk dulu? Hal tersebut disebabkan oleh semakin meningkatnya temperatur bumi.

Nah, agar kerusakan yang lebih parah tidak terjadi sebagai penghuninya kamu harus merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga bumi dengan mengubah perilaku hidup saat ini menjadi lebih pro kelestarian bumi. Sebagai langkah awal mulai dari dirimu dengan melakukan lima hal sederhana ini.

1. Kurangi penggunaan kantong plastik dan styrofoam

Kehadiran kantong plastik dan wadah styrofoam memang memudahkan hidup kita tetapi dua bahan tersebut sulit untuk terdaur ulang secara alami karena merupakan bahan anorganik. Limbah plastik dan styrofoam yang tidak terurai dapat mencemari lingkungan. Selain itu pabrik-pabrik pembuat wadah plastik pun memakan energi yang cukup besar.

Mulai sekarang bawa kantong belanja dari kain yang bisa digunakan berulang kali saat pergi ke supermarket. Selalu bawa kotak bekal untuk bungkus makan siang dan tentunya botol minum yang bisa diisi ulang untuk mengurangi sampah botol plastik.

2. Gunakan transportasi umum

Daripada menyetir mobil atau mengendarai motor  sebaiknya kamu lebih banyak menggunakan transportasi umum. Dengan demikian kamu membantu mengurangi emisi karbon yang mencemari udara.

3. Hemat air

Coba lebih bijaksana dalam penggunaan air. Saat sedang menyikat gigi atau menggosokkan sabun cuci tangan jangan biarkan air keran mengalir. Tampung air bekas mencuci sayur atau buah untuk menyiram tanaman dan usahakan tidak mencuci baju setiap hari. Cara-cara ini bisa menjaga persediaan air dalam bumi. 

4. Bawa saputangan

Kembali ke kebiasaan hidup kakek dan nenek kita dengan selalu membawa saputangan ke mana pun. Tujuannya untuk mengurangi penggunaan tisu. Bagi kamu yang belum tahu, sama seperti kertas, tisu dibuat dari serat-serat kayu. Mengurangi penggunaan tisu kamu akan membantu mengurangi jumlah pohon yang ditebang.

5. Hemat energi

Hemat penggunaan energi dengan cara sederhana seperti tidak membiarkan lampu menyala di siang hari, mematikan semua alat elektronik saat kamu meninggalkan rumah, dan tidak membiarkan kabel charger atau kabel daya alat elektronik terus menancap pada colokan listrik saat tidak digunakan.

Coba berinvestasi pada alat-alat elektronik yang hemat energi dan ramah lingkungan. Terutama AC. Hidup di negara tropis yang terik dan lembab kita memerlukan penyejuk ruangan. Namun, jangan sampai penggunaan penyejuk ruangan kita mengorbankan kelestarian bumi.

Kamu bisa mulai melirik AC yang dirancang dengan teknologi ramah lingkungan dan memastikan konsumsi energimu lebih hemat. Misalnya saja seperti AC Panasonic si-BiRU. AC terbaru dari Panasonic ini diberi nama si-BiRU bukan karena warnanya. BiRU pada nama AC ini merupakan singkatan dari Bandel, Irit, Ramah Lingkungan, dan Umur Panjang.

Panasonic si-BiRU menawarkan sejumlah fitur tangguh yang bisa membantumu menjaga kelestarian bumi. Konsumsi listriknya sangat irit. AC ini sudah memperoleh sertifikasi efisiensi energi paling tinggi dengan rating bintang empat dari Kementerian ESDM. Selain itu si-BiRU sudah menggunakan refrigerant 32 yang ramah lingkungan karena tidak mengakibatkan penipisan ozon karena tidak mengandung CFC dan HCFC. Meski demikian kemampuan mendinginkan ruangannya cukup cepat.

AC Panasonic si-BiRU juga bandel dan berumur panjang sehingga kamu bisa menggunakannya dalam jangka waktu lama. Dengan demikian kamu juga mengurangi limbah elektronik yang juga jadi masalah lingkungan.

AC ini dapat bekerja di kondisi tegangan listrik tidak stabil dan rendah hingga 160 volt.  Selain itu unit luarnya dibuat menggunakan material superdyma yang tahan korosi sehingga cocok untuk iklim Indonesia. Evaporator dan condenser memiliki fitur Blue Fin tidak mudah bocor dan tangguh meski pemakaian terus-menerus. yang membuatnya tahan terhadap korosi sehingga tidak mudah bocor.

Ayo, mulai langkah-langkah sederhana yang dapat memberi dampak besar bagi bumi ini. Jika ingin tahu tentang AC Panasonic si-BiRU, kunjungi https://www.panasonic.com/id/.