Advertorial

Kenali 4 Masalah yang Sering Muncul Setelah Pengecatan

Kompas.com - 16/11/2018, 23:21 WIB

Mengecat dinding saat ini merupakan suatu keharusan untuk semakin mempercantik rumah atau bangunan. Biasanya orang-orang hanya mempermasalahkan pemilihan warna yang sesuai dengan selera mereka.

Namun ternyata, permasalahan seputar cat bukan hanya soal pemilihan warna saja, melainkan juga terjadi pascapengecatan. Berikut ini 4 masalah yang sering muncul setelah pengecatan:

1. Bau tidak sedap

Usai mengecat, biasanya ruangan akan langsung dipenuhi oleh bau tidak sedap dari cat. Ruangan pun tidak bisa langsung digunakan dan harus didiamkan selama kurang lebih satu hari sampai bau benar-benar hilang.

Bau itu berasal dari kandungan kimia dalam cairan cat. Jika dipaksa menempati ruangan yang masih bau cat, maka terkadang bisa menyebabkan pusing. Untuk menghindari bau, pilih cat yang tidak mengeluarkan bau tak sedap.

2. Munculnya jamur

Masalah yang muncul setelah proses pengecatan selesai biasanya adalah jamur. Memang jamur tidak akan langsung serta merta muncul beberapa saat setelah pengecatan selesai. Namun jika kualitas cat buruk, perlahan jamur akan muncul di dinding.

Cuaca yang lembab ketika musim hujan juga merupakan faktor penyebab kemunculan jamur. Tentu untuk mengatasinya, pilih cat yang memiliki kemampuan tahan jamur untuk waktu yang lama.

3. Noda dan goresan

Masalah ini biasanya muncul jika di rumah ada anak-anak. Biasanya mereka gemar mencorat-coret dan menggores dinding. Bahkan cat yang masih baru pun kerap tidak luput dari corat-coret dan goresan.

Untuk membersihkan noda atau coretan, biasanya perlu untuk dilakukan pengecatan ulang. Hal itu tentunya cukup merepotkan, boros, dan tidak efisien. Guna mengatasinya, pilih cat yang tahan noda, gores, dan gosok, serta mudah dibersihkan.

4. Warna cepat pudar

Masalah ini biasanya terjadi di dinding luar bangunan yang kerap terpapar debu, panas, dan hujan. Namun bagian interior bangunan juga tidak luput dari warna cat yang mudah pudah jika kualitas catnya jelek.

Oleh karena itu, hendaknya dalam memilih cat, pilih yang berkualitas tinggi sehingga tidak mudah pudar. Jika warna lekas pudar dan harus dicat ulang, maka hal itu tentunya termasuk pemborosan.

Tentu dengan memilih cat berkualitas tinggi, keempat masalah tersebut tak lagi menjadi kekhawatiran. Selesai mengecat, maka selanjutnya tinggal nikmati hasilnya berupa ruangan yang lebih indah dipandang.

Ketika mencari cat berkualitas tinggi, ACE Paint dari ACE Hardware merupakan pilihan tepat. Merek cat interior dan eksterior seperti Clark+Kensington, ROYAL, dan ESSENCE akan membuat dinding menjadi semakin indah tanpa masalah.

 

- -

ACE Paint mampu mengatasi 4 masalah yang biasanya sering mucul setelah pengecatan tersebut. Selain itu, cat ini juga menawarkan keunggulan lainnya, yakni:

  • Akrilik lateks 100 persen yang memiliki daya lekat tinggi untuk berbagai permukaan sehingga minim cipratan.
  • Mampu menutupi permukaan yang dicat dengan sempurna.
  • Hasil lebih luas dan merata.
  • Tidak lengket.
  • Tidak membekas ketika pintu, teralis, dan jendela dipasang.

Jika berencana untuk melakukan pengecatan dalam waktu dekat, segera pilih cat dari ACE Paint untuk mendapat hasil terbaik. Manfaatkan pula kuis ACE Paint untuk mendapat diskon besar di tautan ini: https://acepaints.acehardware.co.id/2018/10/16/kuis-warna-acepaints/.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau