Kilas

Saat Vlog Ganjar Pranowo Bikin Kuliner Lokal Ketiban Untung

Kompas.com - 19/11/2018, 14:00 WIB

KOMPAS.com – Era digital yang semakin menjamur nyatanya turut berpengaruh terhadap pendekatan seorang kepala daerah terhadap rakyatnya. Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Melalui channel YouTube-nya, orang nomor satu di Jateng ini tengah rutin menggunggah vlog (video blog) yang berisi kegiatannya termasuk saat menikmati kuliner.

Tak disangka, kegiatannya ini membuat pengusaha kuliner di Jateng bak ketiban durian runtuh. Ini karena vlog Ganjar selalu mendapatkan banyak pengunjung, yang mau tak mau turut mempromosikan pengusaha kuliner lokal di Jawa Tengah dan kerap menjadi referensi para pemburu kuliner.

“Dengan vlog saya ingin ikut mempromosikan destinasi yang dikelola rakyat jadi lebih terkenal,” Kata Ganjar Pranowo sesuai keterangan yang Kompas.com terima, Senin (19/11/2018)

Pecinta kuliner

Ganjar mengatakan, pada dasarnya dirinya memang pecinta kuliner. Di sela kunjungan kerja atau bahkan setiap akhir pekan, Ganjar selalu menyempatkan berburu makanan khas daerah di Jateng.

“Jawa Tengah itu surganya kuliner, enak-enak dan beragam jenis maupun namanya. Saya juga suka wisata kuliner, makanya saya sering bikin vlog tentang kuliner,” kata Ganjar Pranowo.

Uniknya, vlog kuliner yang diunggah Ganjar tidak berada di restoran-restoran mewah. Justru seluruhnya di warung-warung kecil di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Tak selalu kuliner, terkadang Ganjar juga turut membuat vlog bertemakan pariwisata dan event budaya seputar Jawa Tengah.

Selain aktif di YouTube, Ganjar Pranowo juga turut memiliki akun sosial media lainnya seperti Twitter, Facebook dan Instagram yang telah diikuti oleh belasan ribu warganet.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau