Advertorial

Radius Putar Ideal dan Mobil Lincah, Kunci Perjalanan Para Penganut Jalan Pintas

Kompas.com - 28/11/2018, 13:24 WIB

Kemacetan kini telah menjadi bagian dari perjalanan pengguna jalan di ibukota. Tak hanya pada jam sibuk di pagi dan sore hari, para pengemudi pun harus berjibaku dengan kepadatan jalan saat jam makan siang. Kemacetan ini pun akhirnya berdampak kepada kelancaran aktivitas sehari-hari. Akibat waktu tempuh yang lebih panjang, beberapa aktivitas menjadi terhambat atau bahkan dibatalkan. Kondisi ini kerap merugikan para pengendara mobil, terutama yang kendaraannya digunakan untuk menunjang aktivitas satu keluarga. 

Meski jalanan macet, aktivitas harus terus dilakukan. Mencari jalur alternatif alias jalan pintas selain jalur utama adalah jurus andalan bagi para pengguna jalan. Selain menghindari titik-titik kemacetan, melewati jalur alternatif juga membuka wawasan tentang daerah setempat yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

Namun, tak semua jalur alternatif bisa dilewati dengan mudah. Sesuai namanya, ada alasan mengapa jalur ini tidak menjadi jalur utama. Salah satunya bisa jadi karena lebar jalan yang sempit dan berkelok-kelok sehingga menyulitkan pengendara mobil yang kurang handal dalam bermanuver.

Karenanya, sebelum memutuskan untuk melewati jalur alternatif, pertimbangkan dahulu kemampuan mengemudi serta ukuran dari mobil yang dikendarai. Bukan hanya ukuran panjang dan lebar mobil, perhatikan pula radius putar dari mobil agar perjalanan lebih lancar.

Radius putar kendaraan adalah ukuran diameter lengkungan yang dibuat oleh mobil saat membelok.  Angka ini didapatkan dengan metode curb to curb atau wall to wall yang dihitung saat mobil berbelok pada posisi setir yang diputar penuh.  Biasanya, radius putar berbanding lurus dengan ukuran mobil alias semakin kecil mobilnya, maka semakin kecil radius putarnya yang membuat manuver mobil semakin lincah.

Besaran radius putar adalah salah satu faktor yang menentukan kelincahan manuver sebuah mobil. Bukan hanya berguna saat berbelok atau berputar balik, radius putar yang ideal memungkinkan pengendara untuk memarkir mobilnya dengan lebih mudah.

Contoh ukuran radius putar yang ideal ada pada mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) favorit keluarga Indonesia, Toyota Avanza. Memiliki ukuran radius putar 4,7 meter, Toyota Avanza mampu bermanuver dengan lincah di berbagai medan, bahkan di jalanan yang sempit dan terbatas. Pengendara pun bisa menyetir lebih aman dan nyaman saat melewati jalan alternatif untuk menjalankan aktivitasnya.

Kemacetan memang bisa mengganggu kelancaran aktivitas. Namun, dengan kendaraan yang handal, kemampuan bermanuver, dan penguasaan jalur alternatif yang baik, tak ada alasan untuk menunda beraktivitas bersama keluarga.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau