Advertorial

Cara Pasti Dapat Tiket Kereta Api Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 29/11/2018, 09:58 WIB

Menjelang akhir tahun, tiket kereta api selalu diburu banyak orang. Seperti yang diketahui, akhir tahun selalu dimanfaatkan untuk mudik atau liburan bersama keluarga. Namun, rencana tersebut seringkali gagal karena masih banyak masyarakat yang punya kebiasaan memesan tiket mendekati waktu liburan. 

Berburu tiket kereta api di kala high season tidaklah mudah, apalagi jika dilakukan mepet. Agar rencana perjalanan tetap terlaksana, ada beberapa cara yang bisa Anda coba. Simak 5 cara pasti dapat tiket kereta api Natal dan tahun baru berikut ini yang telah dirangkum oleh Kompas: 

Booking dari sekarang

Pada masa-masa menjelang liburan akhir tahun, ketersediaan tiket kereta api sudah dipastikan langka. Jadi, bagi Anda yang sudah berencana untuk liburan dengan kereta api, jangan pernah menunda untuk membeli tiket. Belilah dari sekarang agar kesempatan Anda mendapatkan tiket kereta api lebih besar. 

Pesan secara online via OTA

Hindari antre tiket di loket stasiun. Di era digital sekarang, Anda bisa mendapatkan tiket kereta api dengan mengakses aplikasi atau situs web online travel agent (OTA). Ada banyak OTA yang bisa Anda akses, salah satunya adalah Traveloka. Memesan dengan cara ini justru memberi peluang dapat tiket lebih tinggi karena proses pembelian lebih praktis dan cepat dalam satu waktu. Anda bahkan bisa menikmati tiket murah dari berbagai promo menarik yang diberikan OTA. 

Fleksibel dalam memilih tanggal keberangkatan

Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya Anda juga jangan hanya terpaku pada satu tanggal keberangkatan. Jika tujuan Anda adalah kota-kota besar yang diincar banyak orang, maka cobalah untuk melirik tanggal lain yang mungkin masih memiliki ketersediaan tiket. Sebagai contoh, Anda bisa memindahkan waktu keberangkatan menjadi H-7 sebelum Natal, sebab biasanya ada kapasitas kursi yang tersisa di tanggal-tanggal tersebut meskipun kondisi ramai. 

Hindari beli tiket secara rombongan

Bila ingin bepergian secara rombongan, ada baiknya beli tiket secara terpisah. Contohnya, ketika Anda akan booking untuk 4 orang, maka cobalah membeli secara masing-masing untuk 2 orang dan lakukan secara bersamaan. Meskipun kemungkinan harus duduk berpencar atau terpisah, hal ini justru memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan tiket dari sisa kursi yang ada. 

Cari rute alternatif

Jika semua cara di atas tak membuahkan hasil, cara terakhir yang bisa dicoba adalah memilih rute alternatif dengan tujuan terdekat ke kota Anda. Misalkan, Anda ingin ke Jogja dari Jakarta, maka Anda bisa memilih menggunakan kereta tujuan Solo atau Kutoarjo. Memang agak merepotkan, tetapi yang terpenting Anda bisa mendapatkan tiket untuk menempuh Jogja,

 

Itulah beberapa strategi untuk mendapatkan tiket kereta api perjalanan akhir tahun yang bisa Anda coba. Meski butuh perjuangan dan banyak tantangannya, bukanlah hal mustahil untuk mendapatkan tiket liburan dengan mudah. Jadi, tak perlu bingung kalau Anda belum mendapatkan tiket hingga saat ini akibat memesan secara dadakan. Lakukan saja cara-cara pasti di atas!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau