kabar mpr

MPR Siap Gelar Kampanye Pemilu Damai Bersama Adkasi

Kompas.com - 03/12/2018, 16:24 WIB
-- -

Delegasi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) yang dipimpin Lukman Said, Senin, 3 Desember 2018, menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan di ruang kerja, Lt.9, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta.

Kedatangan Lukman ke komplek parlemen untuk mengundang Zulkifli Hasan pada acara Adkasi yang akan digelar pada Februari 2019 mendatang. “Kami mengundang Bapak untuk menjadi pembicara dalam seminar Adkasi”, ujar Lukman.

-- -

Adkasi akan menggelar berbagai acara seperti seminar dan jalan sehat. Sebagai politisi yang berada di daerah, asosiasi yang menghimpun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari 417 kabupaten se-Indonesia itu turut peduli akan terselenggaranya Pemilu yang damai, aman, dan berjalan lancar.

DPRD mengajak MPR mengkampanyekan Pemilu damai lewat kegiatan jalan pagi dan apel. “Rencananya start dari Parkir Timur Senayan dan finish di Komplek Parlemen”, ujarnya. Agar berjalan sukses, Adkasi meminta dukungan MPR dalam acara kampanye Pemilu Damai itu. “Pesertanya bisa mencapai 15.000 orang”, ungkapnya.

-- -

Menanggapi keinginan itu, Zulkifli Hasan menyanggupi. “Nanti dalam seminar akan kita sampaikan materi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika”, ujarnya. Mengenai rencana kampanye Pemilu Damai, pria asal Lampung itu mendukung penuh dan mengaku telah berkeliling Indonesia untuk menyampaikan hal tersebut.

Menurutnya, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden, semuanya harus berlangsung dengan suasana yang menggembirakan. Disebut Pemilu adalah konsekuensi dari demokrasi yang diselenggarakan secara rutin sekali dalam lima tahun sehingga hajatan ini dianggap sebagai hal yang biasa.

-- -

Dipaparkan dalam Pemilu yang dihadapi adalah teman, sahabat, dan saudara sendiri. Sehingga dirinya berharap pada agar Pemilu ini tidak dianggap sebagai perang. Komitmen inilah yang perlu dipegang sehingga tidak ada yang saling hujat dan serang. Dalam Pemilu yang perlu dikedepankan adalah friendly competition. ”Kita sambut hangat Pemilu”, tambahnya. NKRI-lah yang menyatukan bangsa ini dalam Pemilu.

Memilih wakil rakyat atau Presiden menurut mantan Menteri Kehutanan itu sangat sederhana, cukup tentukan pilihan di bilik suara. “Lima menit selesai kok”, ujarnya. Hal yang perlu dilakukan oleh calon wakil rakyat atau calon Presiden, menurut Zulkifli Hasan adalah soal pendekatan pada masyarakat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: