Advertorial

Ajinomoto Beri Bantuan untuk Korban Gempa Tsunami Sulawesi Tengah

Kompas.com - 03/12/2018, 18:42 WIB

Bangsa Indonesia kembali berduka. Gempa 7,4 SR pada Jumat (28/9/2018) mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan lebih dari seribu orang meninggal di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Bagi para korban, rentetan bencana seperti gempa, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi menyebabkan trauma berkepanjangan. Hal itu mengundang banyak pihak untuk berpartisipasi membantu mereka, tak terkecuali perusahaan Ajinomoto Indonesia.

Sebagai perusahaan yang sudah berdiri hampir 50 tahun di Indonesia, bantuan ini merupakan tindakan nyata Ajinomoto shared value (ASV). Tidak hanya aspek penjualan saja, perusahaan juga berfokus untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia.

Peningkatan sisi bisnis juga meningkatkan aspek sosial dari masyarakat Indonesia. Bantuan serupa pernah dilakukan oleh PT Ajinomoto Indonesia, seperti pada:

1. Tsunami di Aceh tahun 2004

2. Gempa Bumi di Pangandaran dan Yogyakarta tahun 2006

3. Gempa Bumi di daerah Pide, Aceh tahun  2016

4. Gempa Bumi di Lombok, Agustus 2018

5. Beberapa korban bencana di berbagai daerah Indonesia

"Ajinomoto turut berduka dengan musibah bencana gempa yang menimpa warga Palu, Sigi, dan Donggala" ujar Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Tri Mulyo

Rincian bantuan dari Ajinomoto untuk Palu, Sigi, dan Donggala

Penyerahan bantuan dilakukan melalui PMI oleh Tri Mulyo kepada Kepala Markas PMI di Palu, Syaiful Alam sebesar Rp 100 juta berupa:

a. Selimut sebanyak 1.000 lembar

b. Produk logistik untuk dapur umum, yakni bumbu: AJI-NO-MOTO®, Masako® Ayam dan Sapi, dan Sajiku® Nasi Goreng Ayam.

Palang Merah Indonesia (PMI) akan memberikan bantuan berkepanjangan di Sulawesi Tengah hingga 20 bulan lamanya. "Kami 20 bulan, operasi kami ya, hampir dua tahun nanti," kata Kepala Divisi Manajemen Bencana PMI, Arifin Muhammad Hadi.

Penyerahan bantuan melalui PMI dilatarbelakangi oleh keyakinan Ajinomoto bahwa PMI memiliki kredibilitas mumpuni untuk mengolah donasi agar tepat sasaran.

Selain itu, Ajinomoto juga secara simbolis menyerahkan hasil pengumpulan sumbangan/donasi karyawan berupa pakaian layak pakai dalam kegiatan Mottainai Campaign II 2018.

Bantuan sumbangan dan donasi untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah ini dilaksanakan melalui Organisasi Aksi Cepat Tanggap atau ACT.

Penyerahan hasil kegiatani Mottainai Campaign kepada perwakilan ACT (Aksi Cepat Tanggap)- Penyerahan hasil kegiatani Mottainai Campaign kepada perwakilan ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Penyerahan hasil Mottainai Campaign II 2018 juga dilakukan di kantor cabang dan pabrik. “Mottainai” dalam bahasa Jepang diartikan “Dibuang sayang” dengan kegiatan mendonasikan pakaian layak pakai untuk diberikan kepada yang membutuhkan.

Perlunya perlengkapan logistik seperti selimut, pakaian, dan produk untuk dapur umum diharapkan efektif karena cuaca akhir tahun yang sudah masuk musim hujan. Dapur umum masih diperlukan para korban karena mereka merasa lebih aman tinggal di pengungsian.

Kendati demikian, secara umum kondisi di Palu dan sekitarnya sudah normal. Pasar, restoran, sekolah, dan kantor-kantor pemerintah setempat sudah beraktivitas seperti biasa. Palu, Sigi dan Donggala kini sedang menata diri untuk membangkitkan potensinya kembali.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau