Terkait Kelola Sampah Daur Ulang, Pemprov Sulut Sambut Investasi China - Kompas.com
Advertorial

Terkait Kelola Sampah Daur Ulang, Pemprov Sulut Sambut Investasi China

Kompas.com - 06/12/2018, 18:30 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw saat menerima kunjungan kerja dari chairman Anhui Dong Jin Renewable Resource Technology Co., Ltd, di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut, Rabu (5/12/2018)Dok. Humas Pemprov Sulawesi Utara Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw saat menerima kunjungan kerja dari chairman Anhui Dong Jin Renewable Resource Technology Co., Ltd, di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut, Rabu (5/12/2018)

KOMPAS.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menerima kunjungan kerja Chairman Anhui Dong Jin Renewable Resource Technology Co, Ltd Wendong Shi dan timnya di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut, Rabu (5/12/2018).

Pertemuan itu membahas kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dengan perusahaan asal China tersebut terkait pengelolaan sampah daur ulang.

Steven menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Menurutnya, Pemprov Sulut selalu terbuka dengan tawaran investasi yang datang.

"Pengelolaan sampah daur ulang menjadi prioritas investor China. Silahkan siapa saja yang ingin berinvestasi di daerah ini, tapi sesuai aturan yang ada. Pak Gubernur Olly tidak melarang siapapun yang ingin berinvestasi di Sulut," papar Steven.

Menurut dia, pemprov Sulut siap membatu investasi yang akan dilaksanakan oleh Wendong Shi karena akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi Sulut. Dia juga berharap investasi tersebut dapat menciptakan kerja sama di berbagai bidang.

"Silahkan Mr. Shi follow up urusan regulasi aturan dan silahkan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Pokoknya pemprov siap bantu sepenuhnya, untuk mencari lahan, karena campur tangan pak Gubernur Olly semua menjadi muda bahkan ekspor impor pun lebih gampang," ucap Steven.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut turut dihadiri Kadis PM-PTSP Sulut Henry Kaitjily, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sulut, serta John Kalangi selaku mitra kerja bidang investasi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: