Advertorial

Sejarah MPV di Tanah Air yang Setia Dampingi Keluarga Indonesia

Kompas.com - 11/12/2018, 14:47 WIB

Keberadaan Multi Purpose Vehicle (MPV) saat ini memang masih menjadi model yang disukai masyarakat Indonesia. Kemampuannya memuat banyak penumpang memang cocok bagi kultur masyarakat Indonesia yang gemar bepergian bersama keluarga.

Hal itu tercermin dari tingginya tingkat penjualan salah satu MPV di Indonesia, yakni Toyota Avanza. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo), mobil itu terjual lebih dari 1,7 juta unit sejak pertama kali diluncurkan.

Sejarah MPV di Indonesia

Toyota memang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan model MPV di Indonesia. Kontribusi itu dimulai saat Toyota menghadirkan Kijang sebagai MPV pertama di Indonesia.

Toyota Kijang kemudian menjadi mobil yang diminati masyarakat saat itu. Selain mampu mengangkut banyak penumpang, mesin yang digunakannya juga dikenal bandel dan cocok untuk kondisi jalanan di Indonesia.

Toyota terus berinovasi dalam menghadirkan MPV terbaik bagi masyarakat Indonesia. Hingga pada 2003, hadirlah Avanza yang telah 15 tahun menemani aktivitas lebih dari 1,7 juta masyarakat Indonesia.

Teknologi Avanza yang sesuai dengan beragamnya kondisi alam di Indonesia menjadi latar belakang mengapa mobil ini begitu digemari masyarakat. Penjualan Avanza yang mampu mencapai 1 juta unit tercepat menjadi buktinya.

Pertumbuhan penjualan Avanza juga menjadi yang terbaik karena dikenal awet oleh masyarakat. Selain itu, teknologi gerak roda belakang pun banyak disukai para konsumen.

Hal itulah yang kemudian menjadi keunggulan tambahan dari Toyota Avanza, yakni resale value yang tinggi. Selama ini masyarakat memilih Avanza karena mempertimbangkan harga jual kembalinya yang bagus.

Berbagai keunggulan itulah yang membuat MPV menjadi mobil yang digemari masyarakat Indonesia. Selalu larisnya Avanza menjadi bukti konsistensi Toyota dalam menghadirkan MPV yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau