Kilas

Jelang Natal dan Tahun Baru, Gubernur Olly Pastikan Harga Sembako Aman

Kompas.com - 15/12/2018, 17:15 WIB


KOMPAS.com -
 Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey memastikan, rata-rata harga bahan pokok atau sembako (sembilan bahan pokok) di propinsi yang ia pimpin masih terkendali.

Hal itu Olly katakan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pinasungkulan Karombasan Manado, Jumat (14/12/2018).

Adapun yang dimaksud sembako berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2017, yaitu beras, jagung, kedelai, gula, minyak goreng, bawang merah, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.

"Jadi saya kira menjelang Natal dan Tahun Baru harga sembako dan ikan di pasar tradisional. Sulut masih normal. Ketersediaan bahan pokok dan harganya juga masih terkendali dan aman," kata Olly seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima. 

Untuk itu, lanjut Olly, dia meminta kepada masyarakat Sulawesi Utara terutama umat kristen yang akan merayakan Natal tak perlu kuatir. Ini karena stok bahan pokok masih tersedia hingga beberapa bulan ke depan.

Saat melakukan sidak, Gubernur Olly sempat pula berdialog dengan para pedagang.

Tak cuma berdilaog, Olly pun turut mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut agar terus memantau stok dan harga bahan pokok.

Tujuannya supaya kebutuhan masyarakat Sulut menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau