Advertorial

Aksi Tanggap Dana Rupiah untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Kompas.com - 03/01/2019, 22:23 WIB

Indonesia kembali berduka,setelah gempa di Lombok lalu gempa serta tsunami di Palu dan Donggala, menyusul Banten dan Lampung yang diterjang tsunami. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) ini membuat semua elemen masyarakat berduka dan segera memberikan bantuan.

Data korban tsunami Banten dan Lampung sementara yang berhasil dihimpun Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 28 Desember 2018 tercatat 426 orang meninggal dunia, 7.202 orang luka-luka, 23 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal.

Melihat hal ini perusahaan yang bergerak di bidang financial technology (fintech), PT Layanan Keuangan Berbagi, Dana Rupiah, pada 29-31 Desember 2018 silam hadir di Banten. Kehadiran mereka tak lain adalah untuk memberikan bantuan serta membantu relawan menyalurkan ke posko-posko di sekitaran Menes, Pandeglang, Banten.

Adapun bantuan berupa susu, mie instan, dan uang senilai Rp 50 juta disalurkan melalui Nadhlatul Ulama (NU) Peduli yang diterima oleh Ervi Siti Zahroh Zidni di Pondok Pesantren MALNU Syeikh Arsjad, Kampung Kadu Bangkong, Menes, Pandeglang, Banten. 

-- -

“Dalam kondisi yang memprihatinkan ini kita harus saling bahu membahu membantu para korban serta melakukan yang terbaik untuk mereka”, ucap Ervi yang kini sedang menempuh studi doktoralnya di Universitas Indonesia. Menurutnya kehadiran Dana Rupiah serta instansi lainnya dapat mempercepat pemulihan korban, baik dari segi fisik maupun psikis.

Di tempat yang berbeda, CEO Dana Rupiah Andy Zhang menyatakan pihaknya akan terus berupaya membantu para korban tsunami. “Kesusahan yang dialami saudara-saudara kita di Banten tentu harus kita bantu untuk meringankan deritanya,” tegas Andy.

Dana Rupiah yang saat ini memimpin industri fintech di Indonesia ini berkomitmen akan mengajak perusahaan-perusahaan fintech lainnya untuk ikut serta dalam pemulihan Banten. Setelah sebelumnya berpartisipasi dalam memberikan bantuan saat gempa di Lombok sebesar 100 juta rupiah dan tsunami di Palu & Donggala sebesar 50 juta rupiah.

Dengan motto ”Kami Peduli dan Kami Membantu”, Dana Rupiah telah bekerja sama dengan berbagai organisasi keagamaan yang bertujuan untuk memberikan sumbangan dana pendidikan kepada anak tidak mampu, yatim piatu dan orang berkebutuhan khusus.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau