Advertorial

Walikota Tangsel Serahkan Bantuan Langsung ke Pandeglang dan Serang

Kompas.com - 15/01/2019, 14:02 WIB
- -

KOMPAS.com – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Airin Rachmi Diany mengajak berbagai kota di Indonesia untuk memberikan bantuan kepada daerah yang terkena bencana tsunami.

Airin menyampaikan hal itu saat menyerahkan bantuan langsung kepada Bupati Pandeglang dan Bupati Serang, Senin (14/1/2019). Ia juga menyampaikan rasa duka cita atas musibah yang terjadi.

“Salam kami terhadap keluarga yang ditinggalkan, semoga kuat dan tabah, serta bisa menjalankan kehidupan pascabencana di mana masyarakat sangat berharap pada pemerintah kabupaten,” ujar Airin.

Wanita Walikota Tangsel itu juga menyampaikan, aksi kemanusiaan tidak membedakan jenis kelamin, budaya, dan lainnya. Menurutnya, semua adalah satu dan harus saling tolong menolong, serta membantu sesama.

Bentuk kepedulian sesama

Airin mengatakan, bantuan Tangsel kepada korban bencana adalah bentuk kepedulian sesama. Bantuan itu merupakan hasil pengumpulan dari masyarakat dan perusahaan yang ada di Kota Tangsel.

“Di Tangsel, ada forum CSR. Perusahaan bisa menyalurkan bantuan melalui forum CSR. Bahkan masyarakat pun bisa memberikan sumbangan melalui rekening khusus yang dibuat Pemkot Tangsel, serta bisa langsung untuk memberikan sumbangannya,” ujar dia.

Airin juga menyampaikan agar bantuan itu tidak dilihat dari nominalnya. Harapannya, bantuan ini bisa membantu Bupati Pandeglang dan Serang dalam menyelesaikan masalah pascatsunami.

Menurutnya, pihak yang paling tahu kebutuhan Masyarakat Serang dan Pandeglang adalah kepala daerahnya masing-masing. Oleh karena itu, bantuan logistik dan uang diserahkan kepada bupati.

“Kehadiran kami bisa meringankan masyarakat Serang dan Pandeglang,” ujar Airin.

Bantuan Pemkot Tangsel kepada Pandeglang adalah sebesar Rp 510 juta dan diterima oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Sementara bantuan untuk Serang adalah sebesar Rp 410 yang diterima langsung oleh Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Sangat membantu masyarakat Pandeglang

Bupati Irna pun mengucapkan terima kasih atas bantuan Walikota dan Masyarakat Tangsel. Bantuan itu menurutnya sangat membantu puluhan ribu masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Ia menyampaikan rasa syukurnya karena memiliki sahabat seperti Walikota Tangsel yang peduli terhadap masyarakat Pandeglang. Pihaknya merasa lebih bersemangat untuk memulihkan kondisi perekonomian.

Irna juga mengatakan, relawan Walikota Airin sudah lama datang ke Pandeglang untuk memberikan berbagai bantuan seperti logistik dan obat-obatan.

- -

“Bantuan uang Rp 500 juta dan logistik, serta satu truk bantuan sangat bermanfaat untuk pengungsi. Saya akan berikan material untuk jembatan yang putus serta tempat ibadah yang rusak,” ujar dia.

Irna menyampaikan, dirinya sempat khawatir bantuan akan semakin berkurang. Kepedulian dari Tangsel pun ia ibaratkan sebagai bantuan malaikat. Bantuan itu meringankan usaha perbaikan kembali Kabupaten Pandeglang seperti infrastruktur dan rumah ibadah.

“Terima kasih Bu Airin yang sudah membantu masyarakat Pandeglang,” ucap dia.

Bantuan dari Kota Jambi

Bantuan tak hanya datang dari Tangsel. Pada kesempatan yang sama, Walikota Jambi, Syarif Fasha juga memberikan bantuan kepada Kabupaten Serang. Ia turut menyampaikan rasa belasungkawa dan prihatin atas musibah tsunami itu.

“Sebagai sesama rekan dan kepala daerah, kami ikut merasakan duka. Kami bersama rombongan memberikan bantuan tidak hanya ke Kabupaten Serang, namun juga ke Lampung,” ujar Syarif.

Ia melanjutkan, dirinya dan Bupati Serang sudah seperti saudara. Pihaknya pun turut menyampaikan duka cita dan berdoa kepada Allah SWT agar bencana tidak lagi datang di wilayah Jambi dan Serang.

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Serang adalah senilai Rp 235 juta. Ia berharap bantuan itu bisa membantu mengurangi beban masyarakat Serang.

Bupati Ratu Tatu Chasanang pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, baik materi, ucapan belasungkawa langsung, hingga logistik bagi masyarakat Kabupaten Serang.

“Alhamdulillah kita semua solid. Kita turun langsung semua. Di Serang, ada dua kecamatan yang terkena, yakni Cinangka dan Anyer,” ujar dia menjelaskan.

Wanita Bupati Serang itu melanjutkan, di Anyer tidak ada korban jiwa, bahkan hotel-hotel tidak rusak. Namun di pulau bagian dari Anyer, terdapat korban jiwa yang kebanyakan adalah tamu hotel.

Tatu pun menjelaskan kesigapan BPBD yang bisa menangani kondisi di lapangan dengan sangat cepat. RSUD Serang juga menurtnya merupakan rumah sakit rujukan.

“Justru yang berat ada di RSUD. Yang luka-luka parah dibawa ke RSUD kami,” ujar dia.

Bupati Tatu juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan dari semua pihak, termasuk dari Kota Jambi dan Tangsel.