Menerjang Berbagai Tantangan Bangsa Melalui Empat Pilar MPR RI - Kompas.com
kabar mpr

Menerjang Berbagai Tantangan Bangsa Melalui Empat Pilar MPR RI

Kompas.com - 29/01/2019, 21:27 WIB
Wakil Ketua MPR RI E. E. Mangindaan memberikan pemaparan dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di Manado (Dok. MPR RI)- Wakil Ketua MPR RI E. E. Mangindaan memberikan pemaparan dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di Manado (Dok. MPR RI)

Wakil Ketua MPR RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Evert Ernest Mangindaan, S.IP mengungkapkan bahwa pegangan hidup seluruh rakyat Indonesia dalam berbagai bidang adalah Empat Pilar MPR.

Empat Pilar tersebut adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

"Jadi rakyat Indonesia tidak perlu mencari-cari kemana-mana lagi, semuanya ada lengkap di Empat Pilar. Ada hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan sesama dan hubungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Hal tersebut disampaikan di hadapan lebih dari 500 pimpinan dan anggota Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (DPP IPKANI) Provinsi Sulawesi Utara serta masyarakat umum dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Selasa (29/01/2019) di Aula Mapalus, Manado, Sulawesi Utara.

Para peserta sosialiasi yang terdiri dari lebih dari 500 pimpinan dan anggota DPD IPKANI serta masyarakat umum (Dok. MPR RI)- Para peserta sosialiasi yang terdiri dari lebih dari 500 pimpinan dan anggota DPD IPKANI serta masyarakat umum (Dok. MPR RI)

Dalam paparannya, Mangindaan menekankan bahwa untuk memahami keseluruhan dari Empat Pilar terutama konstitusi bangsa atau UUD NRI Tahun 1945, rakyat Indonesia mesti memahami inti dari setiap alinea pada Pembukaan UUD.

Inti dari alinea tersebut di antara lain yakni mulai dari hak asasi manusia (HAM) yang bersifat universal, Indonesia sebagai bangsa pejuang, Indonesia sebagai bangsa yang bertuhan, dan tujuan nasional serta rumusan Pancasila. "Jadi jangan remehkan Pembukaan UUD kita karena itu inti hidup bangsa Indonesia harus dipahami dengan betul terutama untuk generasi muda Indonesia," dirinya menambahkan.

Memahami dan tidak meremehkan Pembukaan UUD, lanjut Mangindaan, sangat penting di tengah-tengah bangsa Indonesia menghadapi banyak sekali tantangan baik tantangan dari dalam maupun tantangan global yang sangat berpotensi melemahkan sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Pemberian cenderamata oleh Ketua DPD IPKANI yang baru saja dilantik kepada Wakil Ketua MPR RI E. E. Mangindaan (Dok. MPR RI)- Pemberian cenderamata oleh Ketua DPD IPKANI yang baru saja dilantik kepada Wakil Ketua MPR RI E. E. Mangindaan (Dok. MPR RI)

"Namun, patut disyukuri, saya rasa seluruh rakyat Indonesia termasuk rakyat Sulawesi Utara dan saya sangat tahu betul itu sudah sangat memahami. Sebagian besar dari mereka sudah mengerti dan memahami Empat Pilar terutama Pancasila bahkan sudah mengamalkannya mungkin tanpa mereka sadari dan juga dengan kesadaran diri.  Buktinya sampai sekarang NKRI tetap tidak tergoyahkan walaupun banyak sekali hambatan, bangsa ini sudah lalui itu semua," ujarnya.

Mangindaan yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara pada periode tahun 1995-2000 itu mengungkapkan, saat menjabat Gubernur keluar sebuah istilah pemersatu yang sangat luar biasa yakni “Torang Samua Basudara”, dan istilah tersebut masih terpelihara hingga kini.

"Intinya, pemahaman kita dan pengamalan kita soal Pancasila hanya harus dijaga saja dan dirawat dengan baik dengan segala upaya yang ada.  Menjaga, merawat dan terus mendalami Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa lainnya adalah tanggung jawab kita semua rakyat Indonesia dengan saling mendukung satu sama lain sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia," tandasnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: