Advertorial

Tips Lancar Traveling untuk Mereka yang Bergaji Rp 4 Jutaan

Kompas.com - 27/02/2019, 16:55 WIB

Tabungan sangat bermanfaat guna menjaga kondisi keuangan tetap terjaga di masa depan. Misal gaji kita hanya Rp 4 juta saja per bulan, hal itu bukan berarti lantas tidak bisa menabung. Apalagi kalau punya target travelling minimal 3 bulan sekali.

Nah, berikut tips cara kelola gaji Rp 4 jutaan agar hasrat travelling kamu tetap tersalurkan:

1. Sisihkan dana untuk liburan yang sudah direncanakan

Satu hal yang perlu ditanamkan dalam benak adalah, liburan tidak harus mahal. Ada banyak tempat untuk kita bersantai menikmati hidup di suatu tempat yang tidak membutuhkan dana besar.

Berkunjung ke destinasi wisata yang dekat biasanya tidak butuh dana besar. Namun, tidak ada salahnya sesekali berlibur ke destinasi yang lokasinya jauh dari tempat tinggal kita dan dikenal banyak orang seperti Bali dan Lombok.

Syaratnya, kamu harus rela tidak menggunakan dana liburan yang disisihkan setiap bulannya selama bebera bulan ke depan. Setidaknya dana liburan yang disisihkan adalah 15 persen dari gaji.

Jika kamu menyimpan Rp 600.000 tiap bulan, dalam enam bulan ke depan kamu bisa memperoleh dana sebesar Rp 3,6 juta untuk berlibur. Lumayan, bukan?

2. Menabunglah setiap awal gajian

Segera setor uang di rekening tabungan. Semakin lama ditunda, semakin besar pula peluang uang yang seharusnya ditabung terpakai untuk kebutuhan lain. Satu hal yang penting adalah, kamu harus membuat rekening khusus untuk tabungan dan terpisah dari rekening gaji.

Lebih baik begitu uang gaji diterima, langsung masukkan ke rekening tabungan. Dengan demikian, kamu tidak akan tergoda untuk menggunakan uang tersebut. Jangan pula sekali-kali mengusik uang tabungan itu untuk alasan yang tidak terlalu penting.

3. Pilih destinasi sesuai isi kantong

Jangan berpikir kalau kondisi keuangan kamu tidak memungkinkan untuk melakukan traveling. Tanamkan optimisme yang akan menggerakkan otak dan memerintahkan seluruh kekuatan tubuh untuk bisa melakukan traveling, bahkan sering.

Tentunya, jangan dulu bermimpi melihat menara Eiffel di Paris atau berfoto dengan latar belakang patung Liberty di New York. Tentukan destinasi yang masuk akal sesuai kondisi dan kemampuan kantong.

Simpan mimpi di atas untuk jangka panjang. Mimpi itu akan memacu semangat untuk menabung lebih giat. Energi inilah yang dimiliki para backpacker sehingga mereka selalu bisa travelling kemana pun dengan cara apa pun.

Dengan semangat tersebut kamu juga bisa mewujudkan impian itu. Untuk saat ini, tentukan tujuan traveling ke tempat yang terjangkau sesuai batas kemampuan menabung. Kamu pasti bisa!

4. Rencanakan keuangan dengan baik, mulai sekarang

Tak ada yang lebih baik jika segala sesuatu direncanakan dari awal dengan matang dan disiplin. Apakah hasilnya sesuai harapan? Tidak ada jaminan akan hal itu. Namun, bila sudah terencana dengan baik, peluang untuk mendapat hasil yang baik pun sangat tinggi.

Maka, mulailah perencanaan keuangan dari sekarang dan jangan lagi menunda. Pengelolaan keuangan yang tepat tentu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan nantinya.

Bijaklah dalam mengelola keuangan, jangan sampai menggunakannya untuk hal tidak penting, apalagi tidak bermanfaat. Biasakan pula menabung dengan persentase yang ditetapkan.

5. Utang maksimal 30 persen dari gaji

Kalau tidak perlu, utang memang harus dihindari. Namun pada kenyataannya, tiap orang membutuhkan hal-hal yang nilai belinya tinggi, seperti rumah dan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.

Fasilitas dana pinjaman seperti KTA, kredit multiguna, KPR, dan kartu kredit memang bisa menjadi salah satu solusi saat kita butuh bantuan dana. Namun bukan berarti kita bisa mengambil cara ini dengan gegabah dan tanpa perhitungan.

Ketika terdesak harus berutang, idealnya total utang jangan sampai lebih dari 30 persen gaji. Misal gaji per bulan sekitar Rp 5 juta, alokasi 30 persen utang adalah 30 persen x Rp 5 juta = Rp 1,5 juta.

Itulah jumlah total utang ideal selama sebulan. Kamu harus berkomitmen untuk mematuhi batas ini supaya keuangan tidak jebol sehingga tetap bisa travelling terus minimal 3 bulan sekali.

Jadi, ke mana destinasi berikutnya? Jangan lupa juga untuk rajin berburut tiket pesawat murah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau