Advertorial

Para Pecinta Outdoor Serbu Pameran INDOFEST 2019

Kompas.com - 14/03/2019, 15:01 WIB

"Pecah"," edan" sampai "gila" menjadi komentar-komentar pengunjung yang hadir di INDOFEST 2019 pada 7-10 Maret 2019 lalu. Sejak hari pertama, jumlah pengunjung sangatlah fantastis hingga menjapai 24.126 pengunjung. Pengunjung rela berdesakan demi mencari barang-barang outdoor yang dicari. Bahkan, banyak pengunjung yang berasal dari luar Jakarta hingga luar Jawa.

Booth Consina, Eiger dan Deuter menjadi 3 booth yang paling ramai diserbu pengunjung. Untuk masuk ke dalam booth saja harus bergantian, karena para pekerja nya menerapkan sistem buka tutup untuk menghindari sesaknya pengunjung di dalam booth.

Eiger dan Deuter menawarkan diskon yang sangat menarik, 50 persen sampai 75 persen. Harganya rata-rata berkisar dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk item seperti  tas ransel dan sepatu trekking. Consina, walau belum menawarkan diskon yang tinggi, tapi tetap menjadi incaran pecinta produknya.

- -

Panggung-panggung di venue pun juga diserbu pengunjung. Mereka sangat antusias mendengarkan informasi-informasi dan edukasi yang disampaikan para narasumber. Sampai pada puncak hiburan dari musisi Ikhsan Skuter membuat lebih dari setengah manusia di Hall B, JCC Senayan merapat Borneo stage.

Keseruan tersebut tentu saja berlangsung di hari-hari berikutnya. Semakin banyak brand lokal dan luar yang menawarkan program diskon yang makin besar sampai hari terakhir. Terdapat pula talkshow seru di Borneo dan Sumba Stage, seperti di jam 10:30 WIB Mapala UI yang tidak henti-hentinya mempromosikan Papua baik pemandangan atau kearifan lokalnya.

Lalu di 13:30 WIB ada peluncuran produk terbaru dari salah satu brand terbesar di Indonesia, yaitu Avtech. Acara ini pasti dinanti-nantikan oleh para penggemar produk Avtech. Lanjut di Jam 17:00 ada talkshow mengenai kedekatan ayah dan anak saat traveling sampai ke puncak-puncak tertinggi di dunia, Lody karua dan Salsa.

Terakhir di Borneo Stage ada vokalis Dialog Dini Hari, Dadang S.H Pranoto dengan project Pohon Tua. Dadang selalu menyuarakan untuk mencintai alam, mencintai keluarga dan mencintai sekitar disetiap lagu-lagu nya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau