Advertorial

Menolak Menyerah Jalani “Passion”, Atta Halilintar “Nge-Vlog” Sampai London

Kompas.com - 02/04/2019, 14:19 WIB

Siapa yang tak kenal dengan Atta Halilintar? Anak sulung dari 11 bersaudara keluarga Halilintar yang dikenal dengan jargon “Ahsiap!” ini dikenal sebagai youtuber kondang sekaligus pebisnis sukses. Berdasarkan pengamatan Kompas.com pada Kamis (21/3), kanal Youtube Atta telah diikuti oleh lebih dari 12,8 juta pengguna. Angka ini disebut-sebut merupakan jumlah pengikut terbanyak di Asia Tenggara dan mengantarkannya meraih gelar “The King of Youtube” dari warganet.

Secara kasat mata, kesuksesan Atta adalah impian semua orang. Namun tentu saja dibalik pamor dan segala materi yang dimilikinya saat ini, ada perjuangan yang harus dijalaninya. Kesuksesan pria yang genap berusia 24 tahun pada November 2019 mendatang ini pun tidak diperoleh secara instan. Mendeskripsikan dirinya sendiri sebagai hard worker, pedagang, traveller, content creator, dan influencer, Atta memang telah memiliki jiwa bisnis sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kanal Youtube Atta Halilintar lahir pada tahun 2016, tahun yang sama saat sang ibu, Lenggogeni Faruk, meluncurkan buku “Kesebelasan Gen Halilintar: My Family, My Team” yang menceritakan petualangan keluarganya berkeliling dunia dengan 11 anak tanpa bantuan pengasuh. Ini bukanlah kebetulan semata, Atta memang jeli melihat peluang bisnis dan memanfaatkan momentum ini untuk mulai berkarya di jagad Youtube.

Setelah 3 tahun mengarungi Youtube dan konsisten mengunggah video setiap hari, usaha Atta pun berbuah manis. Tak hanya didapuk menjadi youtuber dengan subscriber terbanyak, Atta melebarkan karirnya dengan menjadi pembawa acara program hiburan di salah satu stasiun televisi nasional.

Passion dan kerja keras khas millennial masa kini terbukti menjadi kunci kesuksesan Atta hingga saat ini. Setidaknya itulah kesamaan Atta dengan Bams, salah satu tokoh web series “The Rebels” yang diperankan oleh Atta. Passion membuat konten video dibawanya kemana pun ia pergi, bahkan hingga London, tempat Bams mengejar mimpi untuk menjadi vlogger ternama.

-- -

Drama seri ini mengisahkan pertemanan Val (Valerie Thomas), Steven (Guilio Parengkuan), Arya (Keanu Campora), Axel (Axel Matthew Thomas), dan Bambang alias Bams (Atta Halilintar), sekelompok millennial yang dihadapkan kepada sejumlah tantangan untuk menjalani passion dan mimpinya.

Mengambil latar belakang kota London yang fotogenik, Bams, anak dari supir pribadi Steven, membawa serta passion-nya untuk membuat konten video ke negeri Ratu Elizabeth.  Meskipun jauh dari rumah, Bams terus berkarya dengan memanfaatkan setiap sudut kota sebagai latar konten untuk kanal videonya.

Web series ini dipersembahkan oleh Red Bull Gold Can untuk mengapresiasi passion dan cinta yang dimiliki tiap individu terhadap apa yang disukainya. “The Rebels” yang didukung oleh aplikasi pesan LINE sebagai media partner akan hadir di kanal Youtube Red Bull Nation setiap hari Senin, 8 April 2019. Jangan lupa untuk ikuti serunya “The Rebels” dengan subscribe channel YouTube Red Bull Nation dan follow akun Instagram @Redbullnation karena akan ada hadiah menarik dari Red Bull Nation.

Red Bull Gold Can adalah minuman energi untuk menjaga stamina tubuh nomor satu di Asia. Rasanya yang menyegarkan membuatnya menjadi pilihan utama di Singapore, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Nepal, China, dan berbagai negara lainnya. Mengandung taurina, kafein, vitamin B kompleks, inotisol, kolin, dan lisin, Red Bull Gold can dibuat dengan 100 persen gula murni tanpa pemanis buatan dan bisa diminum setiap saat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau