Advertorial

Menilik Perjalanan SRC Berdayakan Ritel Tradisional di Tengah Ketatnya Persaingan

Kompas.com - 24/04/2019, 14:52 WIB
- -

Seiring dengan berkembangnya zaman perubahan pun terjadi pada bisnis ritel di tanah air.  Dulu warung dan toko-toko kelontong masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk dikunjungi ketika memerlukan barang kebutuhan sehari-hari. Saat ini, toko-toko ritel tradisional harus berebut pelanggan dengan swalayan dan minimarket. 

Pengalaman berbelanja yang lebih modern serta nyaman membuat masyarakat lebih memilih swalayan dan minimarket untuk memenuhi kebutuhan harian. Ditambah lagi dengan lokasinya yang semakin mudah dijangkau.

Namun, modernisasi bisnis ritel tidak bisa dihindari. Agar dapat memenangkan persaingan mau tidak mau toko-toko ritel tradisional pun harus berubah untuk meningkatkan daya saingnya.

Hal inilah yang disadari oleh Mami Amik, pengusaha ritel pertama yang mengikuti program SRC di Medan. Pada 2008 Mami Amik berkenalan dengan Sampoerna Retail Community (SRC), sebuah program pendampingan bisnis dari PT HM Sampoerna yang dirancang khusus untuk pengusaha kecil dan menengah sepertinya.  

Bergabung dengan SRC ia mendapat pembinaan mulai dari cara penataan produk  dalam toko yang ia kelola demi menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi pelanggan, belajar merancang strategi pemasaran, hingga mengelola keuangan toko. Alhasil, toko kelontongnya berhasil kembali bersaing.

“Toko saya terlihat semakin bagus dan membawa lebih banyak pembeli. Ini jelas membuat saya semakin yakin dengan keputusan bergabung bersama SRC,” ujar Mami Amik. Kemajuan usaha Mami Amik adalah satu bukti nyata bahwa program ini berhasil membuat SRC  menjadikan toko ritel tradisional menjadi berkembang.

Program SRC dijalankan oleh PT HM Sampoerna sejak 2008 dengan visi mengedukasi pengusaha kecil dan menengah terutama peritel tradisional agar siap menghadapi modernisasi dan persaingan bisnis ritel yang semakin ketat.

Bukan hanya Mami Amik yang terbantu dengan keberadaan program ini. Hingga kini SRC telah berkontribusi membantu pengembangan bisnis lebih dari 100.000 peritel tradisional di seluruh Indonesia. Toko-toko ritel tersebut saling terhubung sebagai sebuah jaringan peritel tradisional di mana mereka saling bahu-membahu agar dapat berkembang dan menggerakkan ekonomi rakyat.

Diawali dari sebuah inisiatif

Sejarah terbentuknya program Sampoerna Retail Community ( SRC ) cukup menarik. Program yang telah berjalan selama 10 tahun ini diawali dari sebuah inisiatif sederhana tim lapangan Sampoerna di Medan. Sebagai bagian dari kegiatan supervisi, tim lapangan Sampoerna di Medan setiap minggu melakukan kunjungan ke toko-toko. Tujuannya untuk mengecek penjualan dan mendistribusikan produk Sampoerna.

Pada 2008 mereka menyadari bahwa toko-toko yang  rutin mereka kunjungi sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang dan bersaing dengan toko-toko ritel modern. Akhirnya inisiatif itu mereka wujudkan pada Mei 2008 dengan format pendampingan dan edukasi untuk memberi wawasan baru terkait pengelolaan bisnis.

Kantin yang dikelola Mami Amik di Medan merupakan toko ritel pertama yang memperoleh pendampingan dan edukasi. Kemudian, menyusul Kantik Amik, 57 toko ritel tradisional lainnya di Medan bergabung untuk memperoleh pendampingan bisnis dari tim SRC

Inisiatif tersebut berbuah hasil yang positif. Toko-toko yang didampingi berhasil mengembangkan bisnisnya. Setelah itu barulah SRC ditetapkan menjadi sebuah program resmi untuk mengembangkan UKM.  Jumlah toko yang didampingi pun semakin bertambah. Dari 57 toko menjadi 4.000 toko di 2009.

Konsep program pun kemudian berkembang menjadi pendampingan bisnis berkelanjutan yang meliputi pembinaan soal kerapian toko, penataan barang dan tata letak, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan. Peritel tradisional yang tergabung dalam SRC kemudian juga diedukasi untuk dapat berkontribusi bagi ekonomi dan lingkungan sosial di tempatnya berada.

Pada 2018 sudah ada lebih dari 100.000 peritel yang tergabung dalam SRC. Seiring dengan berkembangnya teknologi program SRC pun dikembangkan ke dunia digital dengan diluncurkannya aplikasi AYO SRC.

Bagi anda konsumen dan para pemilik toko, anda dapat mengetahui informasi lebih lanjut dengan mengakses situs resmi SRC di sini!