Advertorial

Mandiri Jogja Marathon dan Agenda Sport-Tourism Lain di Indonesia

Kompas.com - 08/05/2019, 10:14 WIB

Mandiri Jogja Marathon 2019 sudah selesai dilaksanakan pada tanggal 28 April 2019 kemaren. Event lari yang digagas salah satu BUMN terbesar di Indonesia tersebut diikuti oleh lebih dari 7.000 orang. Ajang lari yang sudah digelar untuk ketiga kalinya ini, selain untuk mempromosikan budaya hidup sehat, digunakan sebagai ajang promosi pariwisata karena sport-tourism sendiri saat ini sedang menjadi trend di dunia.

Dilangsir dari detik.com, Dari seluruh peserta, sebanyak 85,31% berasal dari luar Yogyakarta. Namun bukan hanya dari Indonesia, para pelari pun ada yang datang dari negara lain. Tercatat ada 121 pelari asing sehingga Mandiri Jogja Marathon ini diikuti oleh 11 negara.

Selain Mandiri Jogja Marathon, masih ada berbagai event sport-tourism yang akan digelar di Indonesia seperti yang tercatat pada Calender of Event 2019 yang dirilis oleh Kemenpar;

7 -- 9 Juni 2019, Bintan Triathlon, Kepulauan Riau. Bintan Triathlon merupakan event olahraga yang meliputi tiga cabang yaitu berenang, bersepeda dan berlari. Perlombaan yang pada tahun 2018 berhasil menyedot peserta sebanyak 1.400 orang yang berasal dari 39 negara tersebut sudah diadakan sebanyak 13 kali.

27 Oktober 2019, Jakarta Marathon, DKI Jakarta. Jakarta Marathon merupakan event marathon pertama di Indonesia yang diselenggarakan untuk publik dan memperoleh pengakuan internasional. Event ini menjadi ajang sport-tourism terbesar di Indonesia karena menyedot lebih dari 10.000 peserta. Jakarta Marathon pertama kali diadakan pada tahun 2013.

17 November 2019, Borobudur Marathon, Jawa Tengah. Borobudur Marathon merupakan event sport-tourism yang berlokasi di sekitar Candi Borobudur. Event ini sendiri sudah diselenggarakan sejak tahun 2012 dan diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta. 

Ajang ini mendapatkan predikat sebagai half marathon dan marathon terbaik di Indonesia pada 2018 oleh majalah lari berbasis daring Run Hood. Selain itu, komunitas lari nasional Indo Runner menobatkan Borobudur Marathon sebagai ajang lari marathon terfavorit pada 2018 (Sumber : Kompas.com)

Event sport-tourism di Indonesia sendiri setiap bulannya sebenarnya masih sangat banyak, namun belum menjadi agenda tetap Kementerian Pariwisata. Untuk event lari di Indonesia selama tahun 2019 dapat dilihat disini https://kalenderlari.com/jadwal/

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau