Advertorial

Mengintip Inspirasi Gaya Fashion Muslim ala Tokopedia ByMe Icon untuk Bulan Ramadan

Kompas.com - 14/05/2019, 19:35 WIB

Jakarta - Tampil modis saat momen berbuka puasa dengan teman, keluarga, atau bahkan pasangan menjadi salah satu hal yang sering diperhatikan oleh umat Islam yang menjalani ibadah selama bulan Ramadan. Tren fesyen Muslim di Indonesia terus mengalami perkembangan pesat di era digital dimana membangun bisnis di bidang fesyen Muslim semakin dimudahkan melalui keberadaan e-commerce. Seiring berjalannya waktu, industri fesyen Muslim pun semakin berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi tanah air.

Di Tokopedia sendiri, kategori Fashion Muslim bertumbuh secara eksponensial dalam satu tahun terakhir, menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap kebutuhan fesyen muslim. Data internal mengungkapkan bahwa kategori Fashion Muslim sendiri mengalami peningkatan sebesar 65 kali lipat sejak 2018 dengan adanya ribuan merek fesyen Muslim yang telah bergabung dengan Tokopedia.

Ketika berbicara tentang keanekaragaman bentuk, warna, dan gaya, fesyen Muslim pun telah berevolusi dari waktu ke waktu. Dari kaftan, abaya hingga gamis, banyak sekali variasi gaya fesyen yang digemari oleh masyarakat untuk tampil menawan selama bulan Ramadan. Terutama saat para influencer lokal mulai berani menampilkan gaya kekhasan mereka, gaya berhijab pun jadi lebih beragam. Tasya Farasya dan Rachel Vennya sebagai Tokopedia ByMe Icon memiliki gaya masing-masing untuk menyambut bulan istimewa ini.

Tasya Farasya, influencer kecantikan dengan lebih dari 2 juta followers, mengungkapkan, “Anak muda kini senang berpakaian gaya sederhana dan bernuansa warna lembut dan polos — atau lebih dikenal dengan warna pastel. Baik bagi perempuan yang berhijab maupun tidak berhijab, akan terlihat modis ketika memakai kaftan atau pakaian longgar dengan warna pastel.”

Namun, salah satu gaya Tasya Farasya yang bernuansa warna hangat juga dapat dijadikan inspirasi untuk bulan Ramadan. Pemakai dapat menggantikan kaftan dengan kulot agar bisa dipadukan dengan atasan longgar berwarna gelap. Setelah itu, outer panjang berwarna terang serta sepatu tinggi bisa dipakai sebagai sentuhan terakhir. Tas selempang kecil juga dapat melengkapi gaya pakaian untuk bulan Ramadan.

- -

Sedangkan Rachel Vennya, influencer dan pengusaha muda yang telah memiliki lebih dari 3 juta followers di akunnya, berpendapat, “Meskipun aku suka warna biru, aku juga suka bereksperimen dengan perpaduan warna lainnya agar terlihat lebih berkarakter dan tidak monoton. Selain itu, pakaiannya aku padukan dengan hijab pashmina sederhana agar outfit aku terlihat anggun dan mewah.”

Rachel seringkali tampil dengan balutan tunik bermotif dengan hijab sederhana berwarna polos. Warna abu-abu memang cenderung menjadi andalan bagi para hijabers karena warnanya netral dan bisa dipadukan dengan warna lainnya. Bagi non-hijabers juga dapat memakai selendang warna abu-abu sebagai pelengkap pakaian.

Masyarakat dan pengguna Tokopedia dapat menemukan inspirasi dan rekomendasi gaya fesyen Muslim untuk bulan Ramadan dari berbagai influencer melalui Tokopedia ByMe. Fitur ini juga memungkinkan siapapun menjadi influencer dengan merekomendasikan produk favorit pilihan mereka dan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang terjadi di halaman profilnya.

Bulan Ramadan ini akan diramaikan dengan rangkaian Ramadan Ekstra yang digelar dari tanggal 6 Mei 2019 sampai dengan puncak perayaan Ramadan Ekstra pada tanggal 17 Mei 2019. Selama Ramadan Ekstra, pengguna Tokopedia dapat menikmati berbagai kemudahan yaitu Gratis Ongkos Kirim, Kupon THR (Tokopedia Hadiah Ramadan), dan Paket Umrah Gratis. Selain itu, masyarakat dan pengguna Tokopedia dapat berbagi kebaikan lebih di bulan Ramadan melalui Top Donasi 500, yang memungkinkan masyarakat berdonasi setiap bertransaksi dan dana yang terkumpul akan disalurkan kepada anak-anak putus sekolah di Yayasan Nara Kreatif.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau