Advertorial

5 Hal yang Harus Dihindari setelah Berolahraga Lari

Kompas.com - 31/05/2019, 13:09 WIB

Olahraga lari dapat membuat aliran darah lebih lancar dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, dengan berlari, tulang dan otot-otot di tubuh kita menjadi lebih kuat.

Bukan hanya saat berlari, apa yang kita lakukan setelah melahap lintasan juga akan memengaruhi kesehatan.

Kita harus berhati-hati karena ada beberapa aktivitas yang sebaiknya tidak kita lakukan setelah melakukan olahraga lari. Apa saja itu?

1. Tidak Mengganti Pakaian

Setelah berlari, ada banyak orang yang tidak mengganti pakaiannya. Padahal, tindakan ini bisa membahayakan kesehatan.

Keringat yang menempel di pakaian kita biasanya mengandung bakteri, yang bisa menyebabkan banyak jenis masalah kulit, seperti kudis atau panu.

Sebab itu, sebaiknya kita segera mengganti pakaian basah dengan pakaian yang bersih.

2. Melakukan Pekerjaan Berat

Setelah berlari, kita perlu beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh seperti semula.

Kita juga tidak dianjurkan untuk melakukan pekerjaan berat yang melibatkan otot-otot, seperti menangangkat benda-benda dengan beban berat.

3. Makan Makanan yang Tidak Sehat

Sehabis lari, kita juga perlu memerhatikan jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi. Makanlah makanan bernutrisi yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Duduk dalam Waktu Lama

Lari memang olahraga sederhana, tetapi cukup menguras tenaga. Meski demikian, tidak baik kalau langsung duduk setelah berlari dalam waktu yang lama.

Sebagai gantinya, kita bisa melakukan peregangan otot-otot tubuh supaya lebih rileks dan kelelahannya segera hilang.

5. Tidak Minum Air Putih

Minum air putih sangat baik untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh. Itu sebabnya kita perlu minum air putih sebelum dan sesudah berlari.

Dengan begitu, kita tidak akan kekurangan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Oh iya, minum air juga dapat membantu membuang racun dalam tubuh, loh.

#mandirijogjamarathon2019

Link: https://www.bolasport.com/read/311712118/mandiri-jogja-marathon-2019-5-hal-yang-harus-dihindari-setelah-berolahraga-lari

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau