Advertorial

Hobi Lari? Kenali Jenis-Jenis Maraton Ini Sebelum Mengikuti Relinya

Kompas.com - 12/06/2019, 13:40 WIB

Olahraga lari memang tengah populer belakangan ini. Selain mudah dilakukan, biaya yang murah serta waktu yang fleksibel menjadikan lari digemari oleh banyak orang. Dengan tingginya minat masyarakat akan olahraga ini, maka ajang lomba lari menjadi kompetisi yang memiliki jumlah peserta yang banyak.

Berbagai reli marathon pun menjadi agenda tahunan yang bisa diikuti oleh siapa saja, mulai dari pelari professional hingga anak-anak. Nah, jika Anda ingin mencoba untuk ikut reli maraton pertama kali, kenali jenis-jenis relinya terlebih dahulu agar tidak salah pilih. Selain untuk mengetahui berapa jarak yang akan ditempuh, Anda juga akan tahu bagaimana harus mempersiapkan fisik dengan latihan.

  • 5K
    Bagi pemula, reli dengan jarak 5 kilometer dapat menjadi reli perdana. Nah, untuk mencapai garis finish, kamu bisa berlatih setidaknya delapan minggu sebelum lomba. Dalam seminggu, lakukan setidaknya 20-30 menit latihan selama lima hari nonstop. Kombinasikan juga peregangan, lari ringan, dan jalan cepat setiap harinya. Pastikan juga Anda memiliki waktu dua hari beristirahat total untuk memulihkan kondisi tubuh.
  • 10K
    Jarak 10 kilometer akan Anda tempuh dalam reli marathon 10K ini. Pola latihan yang bisa diterapkan adalah dengan berlatih seminggu sekali dengan tambahan sprint. Lakukan pemanasan dengan berjalan kaki lima menit, dilanjutkan dengan joging selama 10 menit. Setelah itu, lanjutkan dengan empat set interval selama dua menit dengan kecepatan lebih tinggi. Untuk pemulihan, lakukan joging ringan selama dua menit.
  • Half Marathon
    Sejauh 20 kilometer merupakan jarak yang harus ditempuh pada half marathon. Anda dapat berlari empat kali dalam seminggu dengan pembagian dua kali lari cepat dengan sprint dan dua kali dengan latihan yang lebih ringan.
  • Full Marathon
    Lari maraton sepanjang 42 kilometer merupakan jarak yang harus ditempuh di reli ini. Agar dapat berhasil mencapai garis finish sebaiknya Anda berlatih paling tidak 50-80 kilometer setiap minggu. Anda bisa membagi jarak dan waktu yang disesuaikan dengan kemampuan lari.

- -

Keempat reli maraton tersebut bisa Anda pilih di Mandiri Jogja Marathon. Setiap tahunnya, acara yang diadakan di kota pelajar ini mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Peserta yang berpartisipasi pun tak hanya berasal dari Indonesia, banyak pelari internasional juga turut menjadi peserta Mandiri Jogja Marathon.

Selain lari, para peserta juga diajak untuk menikmati pemandangan alam desa di sepanjang rute lari. Wisata sejarah dan budaya juga terdapat dalam pagelaran ini. Pasalnya lokasi lari berada di situs budaya, seperti Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Kesenian dan budaya khas Jogja pun disuguhkan untuk menghibur para peserta di titik-titik tertentu dalam rute lari.

Penasaran ingin mengikuti Mandiri Jogja Marathon tahun depan? Yuk mulai sekarang siapkan fisik dan latihan rutin supaya sukses mencapai garis finish.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau