Advertorial

Maskapai Terbaik 2019 Versi Skytrax, Singapore Airlines Turun Tahta

Kompas.com - 24/06/2019, 16:24 WIB
- --

KOMPAS.com - Tahun lalu, Skytrax menobatkan Singapore Airlines sebagai Maskapai Terbaik Dunia. Qatar Airways dan ANA All Nippon Airways di peringkat kedua dan ketiga. Garuda Indonesia juga masuk dalam daftar 10 besar, tepatnya peringkat sembilan.

Lalu, bagaimana dengan tahun ini? Berikut ini adalah daftar Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2019 versi Skytrax:

1. Qatar Airways

Dalam jangka waktu yang relatif singkat, Qatar Airways telah menjelma menjadi maskapai terbaik dunia. Dengan 140 rute yang menjangkau berbagai penjuru dunia, Qatar Airways menawarkan pelayanan yang mengagumkan.

Tahun lalu, mereka bertengger di peringkat kedua. Namun, berkat produk dan pelayanan yang luar biasa, mereka akhirnya dinobatkan sebagai Maskapai Terbaik Dunia tahun 2019 ini.

2. Singapore Airlines

Maskapai dari Singapura ini seolah merupakan penghuni tetap daftar maskapai terbaik dunia. Dari tahun ke tahun, namanya selalu terpampang dalam daftar ini. Fakta tersebut memang tidak mengejutkan jika melihat produk dan pelayanan yang mereka berikan.

Selain produk dan pelayanan yang berkelas, Pesawat Singapore Airlines telah menjangkau berbagai pelosok dunia. Menjangkau lebih dari 130 kota yang tersebar di benua Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika.

3. ANA All Nippon Airways

Didirikan pada 1952, ANA All Nippon Airways merupakan maskapai penerbangan terbesar dan terbaik di Jepang. Namun di dunia, setidaknya berdasarkan survei Skytrax, mereka menempati peringkat ketiga.

Dengan 80 rute internasional dan 110 rute domestik, ANA mendekatkan pelanggannya di berbagai kota seluruh dunia. Meski bukan nomor satu, maskapai ini memiliki pelanggan setia. Program Frequent Flyernya memiliki lebih dari 29 juta anggota.

4. Cathay Pacific

Maskapai Cathay Pacific yang berbasis di Hong Kong ini menawarkan penerbangan untuk penumpang dan layanan kargo. Jumlah rutenya juga mencengangkan, yakni lebih dari 200 rute meliputi Asia, Eropa, Amerika, Australia, dan Afrika.

Dengan jumlah pesawat yang hampir mencapai angka 200, Cathay Pacific merupakan salah satu maskapai terbesar dunia.

5. Emirates

Ketika pertama kali didirikan pada 1985, Emirates hanya memiliki dua pesawat. Namun, kini mereka memiliki lebih dari 230 pesawat dan terbang ke lebih dari 140 destinasi seluruh dunia. Angka ini kemungkinan akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

6. EVA Air

Maskapai yang berpangkalan di Bandara Internasional Taoyuan Taiwan ini didirikan tahun 1989. Sejak 30 tahun yang lalu, mereka sudah jauh berkembang. Jaringan penerbangan EVA Air menghubungkan China dan Asia ke Eropa, Amerika, dan berbagai penjuru dunia.

7. Hainan Airlines

Usianya Hainan Airlines terbilang muda jika dibandingkan dengan maskapai lain dalam daftar ini. Didirikan pada Januari 1993 di Provinsi Hainan, China, maskapai ini kini telah menjadi perusahaan besar.

-- -

Jika digabungkan dengan anak perusahaannya, mereka mengoperasikan lebih dari 400 pesawat. Rute maskapai ini mencakup berbagai titik di China, Asia, hingga Eropa dan Amerika Utara.

8. Qantas Airways

Didirikan pada 1920, Qantas merupakan masakapai penerbangan andalan Australia. Jalur penerbangannya menghubungkan Australia dengan puluhan kota di dunia.

Hal itu menjadikan Qantas sebagai salah satu langganan dalam daftar 10 maskapai terbaik dunia ini. Selain itu, Qantas Airways merupakan maskapai penerbangan terbaik dan terbesar di Negeri Kanguru.

9. Lufthansa

Maskapai terbesar dari Negara Jerman ini merupakan salah satu dari lima pendiri Star Alliance. Pangkalan utama maskapai ini adalah Bandara Frankfurt.

10. Thai Airways

Thai Airways berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar ini. Tahun lalu, mereka juga meraih posisi 10 besar. Didirikan pada 1988, Thai Airways merupakan maskapai kebanggaan Thailand.

Thai Airlines terbang ke 84 destinasi yang terbagi menjadi 37 negara. Mereka memiliki produk dan pelayanan yang patut ditiru maskapai Indonesia.

Itulah 10 maskapai terbaik dunia versi Skytrax. Tahun ini, Garuda Indonesia tidak masuk dalam daftar tersebut. Maskapai kebanggaan Indonesia itu turun dua peringkat dan berada di nomor 12.