Advertorial

Sering Anemia Saat Menstruasi? Simak Tiga Tips Berikut

Kompas.com - 24/06/2019, 17:51 WIB

Baik ibu rumah tangga atau ibu bekerja, sebagai wanita yang memiliki aktivitas segudang, tubuh yang prima merupakan modal utama. Maka dari itu, berbagai cara dilakukan untuk dapat menjaga kesehatan tubuh.

Namun, tak dapat dihindari saat wanita mengalami menstruasi, berbagai rasa tidak nyaman pun akan dirasakan. Mulai dari pusing, rasa nyeri, kram pada perut, hingga anemia pun akan menganggu aktivitas sehari-hari.

Anemia sendiri merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika seseorang mengalami anemia, tentu saja ia akan merasa cepat lelah bahkan bisa mengakibatkan pusing dan penglihatan berkunang-kunang.

Biasanya, para wanita mengalami anemia saat menstruasi karena jumlah darah haid yang keluar mengalami peningkatan. Kondisi tersebut bisa diperparah dengan kondisi tubuh yang kekurangan zat besi.

Jika sudah mengalami anemia, tentu banyak kegiatan yang tidak terselesaikan. Maka dari itu, untuk mencegah anemia saat menstruasi, lakukan tiga tips berikut :

  1. Gerakan badan dengan olahraga ringan

    Meski Anda sedang mengeluarkan darah yang cukup banyak saat haid, tetap lakukan olahraga ringan. Peregangan tubuh atau yoga bisa menjadi pilihan yang tepat. Jika tidak sempat melakukannya, Anda masih bisa melakukan berbagai kegiatan fisik, seperti mengepel, mencuci baju, atau naik turun tangga.

    Dengan berolahraga atau menggerakan badan, peredaran darah Anda menjadi lancar dan tubuh menjadi lebih sehat. Dengan begitu, darah yang keluar saat haid menjadi terkontrol sehingga mampu mencegah Anda mengalami anemia.

  2. Atur pola makan

    Sebelum atau saat menstruasi, sudah seharusnya Anda mengatur pola makan. Makanlah makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi, seperti daging merah, hati ayam, telur, dan ikan.

    Sayuran hijau juga memiliki kandungan zat besi yang bagus untuk tubuh. Jangan lupakan juga untuk tetap mengonsumsi buah. Hindari mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan soda. Kafein akan mengurangi kemampuan tubuh untuk penyerapan zat besi yang berdampak pada keseimbangan sel darah merah.

  3. Memilih Pil KB yang tepat

    Bagi Anda yang sudah berkeluarga dan sedang menggunakan kontrasepsi oral, pemilihan Pil KB yang tepat adalah hal yang wajib dilakukan. Sebaiknya Anda mengonsumsi Pil KB yang memiliki kandungan zat besi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Karenanya, percayakan saja pilihan Anda pada Pil KB Andalan FE. Kandungan zat besinya mampu membantu mencegah gejala anemia saat menstruasi.

-- -

Tak hanya bisa mencegah gejala anemia, Pil KB Andalan FE juga mampu membuat siklus haid menjadi teratur, mengurangi rasa nyeri dan kram saat haid, membantu menstabilkan berat badan, tidak menimbulkan flek pada kulit, mengurangi resiko kanker rahim, dan mengembalikan kesuburan dengan cepat.

Minumlah pil pertama pada hari pertama menstruasi, pil selanjutnya diminum pada jam yang sama setiap hari. Supaya tidak telat meminumnya, Anda bisa menyalakan fitur pengingat di ponsel Anda setiap hari pada jam yang sama.

Dengan Pil KB Andalan FE, dapatkan perlindungan ganda dalam perencanaan keluarga yang tidak membatasi aktivitas Anda sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pil KB Andalan FE dan kontrasepsi lainnya, silakan klik di sini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau