Advertorial

5 Destinasi Keren Ini Dijamin Bikin Kamu Jatuh Hati pada Cirebon!

Kompas.com - 27/06/2019, 18:46 WIB

Berbicara mengenai destinasi wisata di Jawa Barat, tentunya Bandung dan Bogor sering kali menjadi yang pertama terbesit di pikiran kita. Tak salah tentunya, mengingat banyaknya destinasi menarik di sana serta lokasi yang relatif dekat dari Jakarta.

Akan tetapi, sesungguhnya ada satu kota lain di Jawa Barat yang pesonanya tak kalah menghipnotis dan seru untuk dijelajahi. Kota itu bernama Cirebon, yang popularitasnya kian melejit dan ramai dikunjungi wisatawan, terlebih setelah hadirnya tol Cipali yang belum lama ini rampung.

Naik daunnya Cirebon sebagai tujuan wisata di Jawa Barat tentunya tak hanya karena kemudahan akses. Kota itu turut menyajikan beragam destinasi wisata menarik dan kuliner kaya rasa.

Entah mencuri waktu di akhir pekan, maupun sengaja menggunakan jatah cuti kantor yang tersedia, menjelajah pesona kota bersejarah ini dijamin tak akan berakhir sesal.

Apa saja sih yang seru dan wajib kamu sambangi saat mampir ke Cirebon? Simak panduannya di bawah ini ya!

1. Keraton Kasepuhan

Cirebon menyimpan sejarah kekeratonan sejak berabad-abad silam yang tertuang jelas di Keraton Kasepuhan. Pusat pemerintahan di masa lalu itu dibangun pada 1529 oleh Pangeran Mas Mohammad Arifin, cicit dari Sunan Gunung Jati.

Di museum keraton ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah seperti kereta kencana, gamelan, lukisan Prabu Siliwangi, rebana peninggalan Sunan Kalijaga, hingga meriam mini. Arsitekturnya yang khas dan berfilosofi tinggi pun menghadirkan sensasi tersendiri saat mengeksplorasinya.

2. Telaga Remis

Tak hanya peninggalan sejarah, Cirebon pun memiliki wisata alam yang indah. Salah satunya adalah Telaga Remis yang berada di kaki Gunung Ciremai.

Berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota, Telaga Remis menyajikan pemandangan alam yang menyegarkan, sangat pas untuk melepas penat dari riuh rendahnya perkotaan.

Destinasi yang konon merupakan tempat pertapaan Prabu Siliwangi ini juga merupakan sumber mata air bagi warga sekitar. Anda pun dapat menikmati kekayaan flora dengan menjelajahi kawasan hutan sekitar telaga ini.

Telaga Remis telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti lahan untuk berkemah, kamar mandi, warung, dan lahan parkir.

3. Empal Gentong H. Apud

Anda belum resmi ke Cirebon jika belum mencicipi empal gentong yang menjadi kuliner khas kota ini. Hidangan tersebut merupakan olahan daging sapi menyerupai gulai yang dimasak menggunakan gentong besar berbahan tanah liat. Salah satu rumah makan empal gentong yang terkenal adalah H. Apud yang telah eksis sejak 1994 silam.

Rumah makan ini terkenal akan sajian empal gentong dengan daging yang empuk dan cita rasa kuah lezatnya. Saat ini mereka telah memiliki tiga cabang yang tersebar di Cirebon, tepatnya di Jalan Tuparev, Jalan Plered, dan di Sentra Batik Trusmi.

4. Sentra Batik Trusmi

Kawasan Trusmi terkenal sebagai deretan rumah perajin batik yang kini disulap sebagai destinasi wisata budaya sekaligus perbelanjaan. Di sini terdapat banyak galeri batik khas yang menghadirkan motif megamendung khas Cirebon. Batik yang memiliki motif menyerupai bentuk awan ini pun telah diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia.

Tak hanya sekadar berbelanja batik, beberapa galeri batik pun menawarkan kelas membatik untuk para wisatawan. Selain itu, pengunjung dapat belajar melukis topeng dan tarian topeng yang menjadi salah satu ikon kota bersejarah ini. Jangan sampai tidak mampir ke sini ya!

5. Wahana Wisata Siwalk

Bermain di wahana wisata dengan berbagai atraksi permainan tentunya menjadi hal wajib saat berlibur bersama keluarga, terutama jika bersama anak-anak. Wahana Wisata Siwalk adalah salah satu destinasi wajib dikunjungi saat mampir ke Cirebon. Di lahan seluas 175 hektar ini dikelilingi oleh perbukitan kecil dan hamparan sawah hijau nan indah.

Banyak wahana permainan yang dapat dinikmati seperti ATV, flying fox, speed boat, pemancingan, hingga kolam renang. Terdapat pula Setu Patok, danau dengan panorama indah yang dapat dijelajahi menggunakan perahu getek, Tak aneh jika Siwalk menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang populer di Cirebon.

Hadirnya tol Cipali tak sepenuhnya menjadi solusi utama untuk mengunjungi Cirebon, seiring kemacetan yang kerap menghantui akhir-akhir ini. Mengingat kereta api telah menjangkau Cirebon, tentu membuatnya menjadi alternatif transportasi terbaik dan bebas macet.

Perkembangan teknologi juga kian memudahkan kita memesan tiket kereta online kapan pun, di mana pun.

Salah satu cara praktis untuk pesan tiket kereta api online adalah melalui Traveloka. Sistem yang terintegrasi langsung dengan PT KAI, akan menjamin tiket dan kursi yang telah kamu booking.

Cukup scan barcode di mesin check-in yang ada di setiap stasiun, kamu bisa mendapatkan boarding pass dengan mudah dan praktis.

Traveloka memberikan harga jujur dan kompetitif, bahkan berbagai diskon pun menanti untuk para pelanggan setianya. Berbagai pilihan metode pembayaran pun kian memudahkanmu dalam membeli tiket kereta.

Jadi tunggu apalagi? Yuk pesan tiket kereta api online di Traveloka sekarang juga dan rasakan kemudahannya!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau