Advertorial

Vokasi UI Gandeng 6 Universitas Gelar Konferensi Internasional Program Pendidikan Vokasi

Kompas.com - 09/08/2019, 16:43 WIB
- -

Sebagai upaya pengembangan riset terapan dan vokasional, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (Vokasi UI) menggandeng enam Perguruan Tinggi di Indonesia dan Internasional menggelar The 4th International Conference on Vocational Higher Education (ICVHE). ICVHE merupakan suatu forum yang menghadirkan para pemakalah riset terapan dari berbagai dunia.

Pada 2019 ini, ICVHE telah memasuki tahun ke -4 dalam penyelenggaraannya dan akan terus diselenggarakan setiap tahun. Kali ini ICVHE mengangkat tema “Empowering Human Capital Toward Sustainable 4.0 Industry”.

Konferensi dibuka oleh Rektor UI yang diwakili oleh Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Sigit Pranowo Hadiwardoyo dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Octavianus Estefanus Kandouw. Enam Perguruan Tinggi yang terlibat adalah Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Manado, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universitas Utara Malaysia, Central Queensland University Australia, dan National Yunlin University Taiwan.

Berlangsung selama dua hari, yaitu 5-6 Agustus 2019 di Fourpoint Hotel, Manado, konferensi ini merupakan upaya mendukung UI dalam meningkatkan peringkat QS dunia. Dalam sambutannya, Sigit mengatakan bahwa tahun ini adalah kali pertama ICVHE melibatkan Co-Host dari universitas lain baik dalam dan luar negeri.

“Mulai tahun ini dan selanjutnya, kita bekerja sama dengan Co Host University. Mitra universitas terdiri atas 2 universitas lokal dan 4 universitas luar negeri. Ke depan semoga akan semakin banyak lagi mitra kami dalam penyelenggaraan konferensi ini,” ujar Sigit.

- -
Terdapat 188 makalah dalam kegiatan ini yang berasal dari Malaysia, Taiwan, Australia, dan Indonesia dengan cakupan riset area, Sosial Humaniora, Administrasi, Manajemen Pelayanan Kesehatan, dan Teknologi Informasi. Konferensi terdiri atas tiga sesi yaitu Keynotes Speakers Session, University & Industrial Talk on Vocational Higher Education. Keynote Speakers dibawakan oleh Wu Min Chang dari National Yunlin University Taiwan, Peter Helibuth dari CQ University, Noorazah Moh Nurdin dari Universiti Kebangsaan Malaysia, dan Bahtiar Muhammad dari Universitas Utara Malaysia.

Sigit mengatakan dengan riset-riset dari berbagai disiplin ilmu ini diharapkan dapat memperkaya hasil diskusi sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara nyata baik oleh regulator, pelaku usaha maupun para akademisi.

“Kami sampaikan terima kasih kepada para Co-Host, pembicara, dan seluruh peserta yang telah menyempatkan hadir pada ICVHE yang ke-4 ini. Semoga hasil diskusi hari ini menghasilkan kontribusi nyata bagi perbaikan kehidupan yang lebih baik,” tutup Sigit.