Advertorial

Rayakan Separuh Windu, J&T Express Gelorakan Semangat Inovasi

Kompas.com - 09/08/2019, 16:59 WIB
CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan inovasi mega hub yang akan bergerak pada akhir tahun 2019 CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan inovasi mega hub yang akan bergerak pada akhir tahun 2019

J&T Express baru saja merayakan empat tahun perjalanannya di Indonesia. Meski terhitung sebagai pemain baru, pencapaian perusahaan jasa ekspedisi yang fokus pada bisnis e-commerce ini tidak main-main. J&T Express berhasil mencapai titik satu juta paket per hari diluar peak season.

Salah satu faktor tingginya frekuensi pengiriman barang ini adalah pertumbuhan bisnis online yang cukup signifikan. Saat ini J&T Express memiliki 2.000 drop & collection points yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi tingginya kebutuhan pengiriman barang. Hal tersebut pun didukung dengan 31.000 sumber daya manusia, 1.500 armada, serta 72 gateways.

Menyambut momen ini J&T Express menghadirkan inovasi berupa Mega Hub, infrastruktur terbaru yang rencananya dimulai pada penghujung 2019 mendatang.

“Menjawab kebutuhan pengiriman yang semakin meningkat, pengembangan infrastruktur ini tentunya untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pengiriman barang,” ujar Herline Septia, Brand Supervisor J&T Express pada acara media gathering yang berlangsung pada 8 Agustus 2019 di Studio 1 Premiere XXI Plaza Senayan, Jakarta.

Tak hanya pembangunan Mega Hub di jantung ibukota, J&T Express pun sedang menyelesaikan proses pemasangan mesin sortir otomatis di Semarang dan Surabaya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pengiriman yang lebih masif.

Selaras dengan visi J&T Express untuk menjadi perusahaan jasa ekspedisi terdepan untuk e-commerce di Asia Tenggara, awal Juli silam mereka melebarkan sayapnya ke Singapura. Saat ini, J&T Express telah melanglang buana ke berbagai negara dengan memiliki 300-700 drop points di Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailand.

“Rencana tahun depan kita akan melakukan ekspansi dengan membuka pilihan pengiriman ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Hal ini menjadi salah satu langkah kami untuk menjadi perusahaan jasa pengiriman terbesar di Asia Tenggara,” ujar Robin Lo, Chief Executive Officer J&T Express.

Komitmen J&T Express untuk mendukung pertumbuhan e-commerce di Indonesia pun didukung dengan menguatkan sinergi dengan berbagai partner seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan Lazada yang telah diusung sejak 2017 silam.

Tak hanya e-commerce, J&T Express pun mendukung ratusan UKM di Indonesia dengan keikutsertaannya pada Pasar iDEA yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center pada 15-18 Agustus 2019 mendatang. Selain itu, perusahaan jasa ekspedisi ini pun turut merangkul milenial lewat kerja samanya dengan EVOS E-Sport serta kegiatan roadshow J&T Youngpreneur yang diadakan di 15 kampus di Indonesia.