Advertorial

Rayakan Idul Adha, TIKI dan JNE Bagikan Daging Kurban untuk 5.000 Orang

Kompas.com - 12/08/2019, 21:24 WIB
Foto bersama Presiden Direktur JNE M. Feriadi dan Presiden Direktur TIKI Titi Oktarina Foto: Dok JNEFoto bersama Presiden Direktur JNE M. Feriadi dan Presiden Direktur TIKI Titi Oktarina

Perayaan Idul Adha memang menjadi berkah tersendiri bagi setiap orang. Selain sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur bagi yang berkurban, hari raya ini pun menjadi momen untuk berbagi dengan yang membutuhkan.

Dalam rangka memperingati Idul Adha tahun ini yang jatuh pada 11 Agustus 2019 lalu, TIKI bersama dengan JNE turut melakukan pemotongan hewan kurban. Sebanyak 30 ekor sapi dikurbankan dan dagingnya dibagikan kepada sekitar 5.000 orang yang berhak menerima. Daging kurban ini dibagikan kepada karyawan kedua perusahaan serta masyarakat sekitar Yayasan Taman Yatim Piatu Tuna Netra dan Masjid Jami Soeprapto Soeparno, Jakarta Timur.

Pemotongan kurban dan pembagian daging ini dilaksanakan dalam acara bertajuk “TIKI-JNE Idul Adha Bareng” pada Minggu (11/8) setelah shalat ied dilaksanakan. Pembagian daging kurban pun dilakukan langsung oleh Presiden Direktur TIKI Titi Oktarina, Presiden Direktur JNE M. Feriadi, dan segenap jajaran manajemen TIKI maupun JNE.

Pembagian hewan kurbanFoto: Dok JNE Pembagian hewan kurban

Pemotongan hewan kurban merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh TIKI dan JNE, namun melaksanakannya secara bersama – sama adalah untuk pertama kalinya. Menurut Presiden Direktur TIKI Titi Oktarina, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi nyata kedua perusahaan ini terhadap karyawannya dan masyarakat secara umum.

“Ini merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih, terutama kepada para kurir TIKI dan JNE yang selama ini telah mendedikasikan dirinya mengantarkan paket kiriman kepada para pelanggan secara profesional,” kata Titi.

Yayasan Taman Yatim Piatu Tuna Netra dan Masjid Jami Soeprapto Soeparno adalah yayasan yang dibangun oleh pendiri TIKI dan JNE Soeprapto Soeparno sejak tahun 1970. Berlokasi di daerah Halim, Jakarta timur, yayasan ini memiliki 60 anak asuh yang duduk di bangku TK hingga SMA. Selain itu, yayasan ini pun menjadi rumah bagi 110 tuna netra.

Semangat untuk bersedekah dan berbagi kebahagiaan yang ditanamkan oleh Soeprapto Soeparno memang mengalir di dalam kedua perusahaan ekspedisi ini sejak pertama kali didirikan. Menurut Presiden Direktur JNE M. Feriadi, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata prinsip tersebut yang terus dipertahankan oleh TIKI dan JNE selama 49 tahun hadir di tanah air.

“Acara tahunan ‘TIKI-JNE Idul Adha Bareng’ tidak hanya untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua perusahaan dan antara karyawan TIKI dan JNE sebagai satu keluarga besar, tapi juga antara perusahaan dengan masyarakat,” lanjutnya.

Selain pemotongan hewan kurban, kesempatan ini menjadi momen silaturahmi bagi para karyawan TIKI dan JNE dan keluarganya. Aneka acara hiburan pun dilangsungkan, mulai dari bazar, pertunjukan musik, hingga berbagai kompetisi dan permainan berhadiah menarik.

Pembagian hewan kurbanFoto: Dok JNE Pembagian hewan kurban

Berdiri sejak tahun 1970, dukungan dan kepercayaan dari masyarakat merupakan motor penggerak yang mempertahankan eksistensi TIKI hingga kini. Karenanya, TIKI berkomitmen untuk terus menjalankan tanggung jawab perusahaan di bidang pendidikan dan sosial. Untuk itu, TIKI pun bekerja sama dengan berbagai organisasi sosial untuk menjalankan misi ini.

Membawa semangat yang sama, JNE berdiri pada tahun 1990 dan bergerak di bidang jasa pengiriman dan pendistribusian. Seiring perkembangannya, JNE pun memperluas bidang usahanya hingga jasa kepabeanan, logistik, hingga kini mendukung ekosistem e-commerce dengan optimalisasi di berbagai sisi, termasuk aplikasi mobile, penambahan kantor operasional, dan perluasan jaringan di seluruh Indonesia.