Advertorial

Digital Banking Kian Digemari, Pengguna BRImo Tembus 2,2 Juta Orang

Kompas.com - 18/10/2019, 10:52 WIB
- -

Jakarta – Sejak diluncurkan pada akhir Februari 2019 yang lalu, BRImo yang merupakan aplikasi digital banking milik PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mampu mencatatkan pertumbuhan yang positif. Hingga akhir September 2019, tercatat pengguna BRImo mencapai 2,2 juta orang.

Hal ini diungkapkan Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo di Jakarta (15/10). Hari menjelaskan bahwa rata rata penambahan user BRImo perbulan mencapai 250 ribu – 350 ribu. ”Dari sisi jumlah transaksi, hingga akhir September 2019 jumlah transaksi di aplikasi BRImo mencapai 51,1 juta kali transaksi dengan sales volume mencapai Rp 32,2 Triliun,” imbuhnya.

Fitur transaksi yang paling sering digunakan nasabah pada aplikasi BRImo antara lain transfer, pembayaran tagihan, pembelian pulsa serta top up Gopay dan LinkAja.

Pesatnya perkembangan BRImo ini semakin menunjukkan terjadinya perubahan kebiasaan masyarakat, khususnya para nasabah bank. Masyarakat kini semakin gemar melakukan transaksi perbankan melalui digital channel dibandingkan bertransaksi di kantor cabang konvensional.

Selama semester I 2019 tercatat jumlah transaksi di jaringan kantor konvensional BRI mencapai 84,51 juta, angka ini menurun 17,36% dibandingkan dengan transaksi di kantor BRI pada periode yang sama tahun 2018 yakni sebesar 102,25 juta. ”Sementara untuk jumlah transaksi internet banking BRI tumbuh 117,51% yoy dan SMS banking tumbuh 24,58% yoy pada akhir semester I 2019,” imbuh Hari.

BRImo merupakan aplikasi BRI Mobile terbaru berbasis data dengan UI/UX dan fitur-fitur terbaru yang dapat digunakan oleh nasabah maupun non nasabah BRI tanpa perlu datang ke cabang (Branchless) dengan pilihan sumber dana tabungan dan giro untuk setiap fitur-fiturnya. Beberapa fitur unggulan yang terdapat dalam BRImo diantaranya pembukaan rekening melalui aplikasi, tarik tunai tanpa kartu, pemberian nama alias pada rekening dan log in menggunakan fingerprint/face ID.